
Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, perdagangan obat-obatan terlarang di negaranya malah makin memburuk meskipun ada upaya keras pemerintah untuk mencegah penyebarannya
JawaPos.com - Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan, perdagangan obat-obatan terlarang di negaranya malah makin memburuk meskipun ada upaya keras pemerintah untuk mencegah penyebarannya.
“Mereka masih bermain-main dengan narkoba dan terus memberi makan anak-anaknya dengan menjual narkoba. Ini makin memburuk. Bahkan polisi saya hampir menyerah,” kata Duterte dilansir The Philippines Star pada Rabu (27/3).
“Pada akhirnya, kita akan berakhir seperti Meksiko. Bisa dikendalikan oleh kartel narkoba,” kata Duterte frustasi.
Menurut Duterte, banyak sindikat narkoba di Segitiga Emas yang menyusup ke negara itu. "Sebenarnya ada penjualan bernilai miliaran lainnya yang akan masuk. Geografi Filipina adalah kepulauan, itu mudah disusupi penyelundupan narkoba. Ada tujuh ribu pulau. Pilih saja di mana Anda ingin mendarat. Berbeda dengan Amerika yang hanya satu bentangan perbatasan," katanya.
Duterte mengatakan, obat-obatan terlarang baru-baru ini berjumlah miliaran peso yang dicegah masuk oleh operasi bersama Philippine Drug Enforcement Agency (PDEA) dan Philippine National Police (PNP). Namun penyelundupan obat-obatan terlarang bisa masuk lagi.
Menurutnya, sangat sulit untuk menjaga garis pantai negara tersebut. Obat-obatan terlarang dapat diselundupkan. Ia juga menyesalkan personel dari pemerintah, polisi, dan militer serta mereka yang berada di pengadilan ada yang terlibat dalam perdagangan obat-obatan terlarang.
Duterte berjanji selama kampanye dalam pemilihan presiden 2016 bahwa ia akan menghilangkan masalah narkoba dalam enam bulan, tetapi ia kemudian memperpanjang batas waktu hingga 2022. Ia mengaku tak siap dengan dahsyatnya masalah narkoba di negara itu, mengingat volume obat-obatan terlarang yang masuk serta orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
