Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Januari 2019 | 19.32 WIB

Pesawat Rusia Dituding Mau Angkut 20 Ton Emas dari Venezuela

Pihak oposisi Venezuela sebelumnya mengatakan, pesawat dari Rusia itu mau membawa 20 ton emas yang jumlahnya mencapai 20 persen kepemilikan bank - Image

Pihak oposisi Venezuela sebelumnya mengatakan, pesawat dari Rusia itu mau membawa 20 ton emas yang jumlahnya mencapai 20 persen kepemilikan bank

JawaPos.com - Pesawat Rusia yang mendarat di Caracas, Venezuela dituding mau mengangkut 20 ton emas dari negara yang sedang mengalami krisis parah tersebut. Namun tudingan itu ditolak keras oleh Moskow. Kremlin menyatakan, pihaknya tidak mengetahui tudingan tersebut.


Pihak oposisi Venezuela sebelumnya mengatakan, pesawat dari Rusia itu mau membawa 20 ton emas yang jumlahnya mencapai 20 persen kepemilikan bank.


"Kami menuntut Bank Dunia untuk mengungkapkan rincian tentang apa yang terjadi. Emas itu bukan milik Calixto Ortega. Itu milik rakyat Venezuela," kata Kepala Bank Venezuela di Twitternya dilansir dari Express.uk.


Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, dia tidak mengetahui  rencana untuk membawa emas ke Rusia. "Rusia siap membantu menyelesaikan situasi politik di Venezuela dengan cara apa pun yang mungkin, tanpa mencampuri urusan dalam negeri negara itu," katanya.


Sebuah pesawat kosong berangkat dari Moskow ke Caracas pada hari Senin (28/1) menurut surat kabar Rusia Novaya Gazeta. Boeing 777 memiliki kapasitas untuk 400 penumpang, dengan pesawat milik Nordwind Airlines milik Rusia.


Hal ini juga dikonfirmasi dalam gambar yang dikeluarkan oleh Reuters dan data pelacakan penerbangan, yang juga mengungkapkan itu adalah pertama kalinya pesawat itu mengambil rute itu.


Novaya Gazeta juga melaporkan pesawat membawa dua tim kru, tidak ada alasan yang jelas bagi pesawat untuk terbang ke Venezuela karena wisatawan Rusia secara resmi disarankan untuk tidak bepergian ke sana karena paket perjalanan ke Venezuela dari Moskow dihentikan tahun lalu karena penurunan penjualan.


Kementerian Luar Negeri Rusia belum mengumumkan rencana untuk mengevakuasi warganya dari negara yang bermasalah itu.


Terlepas dari foto-foto itu, Menteri Keuangan Venezuela Simon Zerpa mengklaim ada pesawat Rusia di Bandara Caracas dan memperingatkan wartawan untuk berhati-hati dengan tipuan yang berbeda, ketika ditekan tentang emas.


Berita itu muncul setelah Amerika Serikat menempatkan sanksi yang melumpuhkan perusahaan minyak milik negara Venezuela dalam upaya untuk menggulingkan rezim Nicolas Maduro.

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore