Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Desember 2019 | 21.38 WIB

Dimakzulkan, Donald Trump Sebut Anggota DPR AS Diisi Orang-orang Gila

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, geram usai dirinya resmi dimakzulkan oleh DPR AS dalam voting yang dilakukan pada Rabu (18/12) malam waktu setempat atau Kamis (19/12) WIB. DPR AS yang didominasi dari Partai Demokrat mendakwa Trump dengan dua pasal pemakzulan. Selanjutnya, dakwaan tersebut akan dibawa ke Senat AS untuk memutuskan apakah Trump patut dimakzulkan sepenuhnya atau tidak.

Trump berada di Michigan dan berpidato di depan pendukungnya saat DPR AS melakukan voting untuk memakzulkannya. Dia pun langsung mengecam hasuil putusan sidang pemakzulan yang digelar DPR AS. Menurutnya, Demokrat yang mendominasi DPR AS telah dibakar kebencian. Bahkan, Trump menyebut DPR AS diisi oleh orang-orang gila. Kecaman ini ditujukan kepada anggota DPR AS dari Demokrat.

"Sementara kami tengah menciptakan lapangan kerja baru dan berjuang untuk rakyat, terutama Michigan, Kongres telah dipenuhi dengan kecemburuan, kebencian, dan kemarahan. Lihat apa yang terjadi. Orang-orang ini gila!" tegas Trump.

"Pemakzulan sepihak yang tidak berdasarkan hukum ini merupakan upaya bunuh diri Partai Demokrat," imbuh Trump di depan pendukungnya di Michigan, Rabu (18/12) malam WIB.

Kampanye Trump di Michigan merupakan langkah menuju pemilihan presiden pada November 2020. Trump memang ingin kembali menjabat sebagai Presiden AS untuk periode berikutnya. Trump menyampaikan rasa bangga terhadap anggota Partai Republik yang solid untuk tidak terpengaruh ajakan Partai Demokrat memakzulkan dirinya.

Baca juga: Johnson dan Clinton Lolos dari Pelengseran, Bagaimana dengan Trump?

Trump menambahkan bahwa Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan anggota Partai Demokrat lainnya telah melakukan tindakan memalukan sehingga jutaan orang pada pemilihan umum tahun depan akan merampas kendali Partai Demokrat di parlemen serta meminta Pelosi untuk mundur dari jabatannya. "Mereka (anggota DPR AS dari Demokrat) adalah orang-orang yang harusnya dimakzulkan," tegas Trump.

Michigan merupakan arena kampanye yang kondusif bagi Trump untuk menyampaikan pendapat dan pidato retoriknya di depan publik. Pasalnya, Michigan merupakan negara bagian AS yang membantu Trump memenangkan Pilpres pada 2016. Saat kampanye berlangsung, para pengikut Trump tidak memperlihatkan tanda-tanda mengendurkan dukungan. Mereka bahkan berseru "empat tahun lagi" ke arah Trump.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore