
Pesawat MH370 hilang misterius empat tahun
JawaPos.com - Setelah empat tahun menghilang, pencarian terhadap pesawat MH370 yang hilang secara misterius akan berakhir pada minggu depan setelah menghabiskan dana puluhan juta dolar untuk mencarinya. Pesawat MH 370 milik Malaysia Airlines yang berisi 239 orang termasuk awak pesawat dan para penumpang di dalamnya tersebut menghilang secara misterius dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada Maret 2014 silam.
Sebelumnya, pencarian awal yang dikoordinasi Malaysia, Tiongkok, dan Australia dibatalkan pada awal 2017 lalu. Ini dilakukan usai penyelidikan yang dilakukan selama tiga tahun tidak menghasilkan apapun yang diharapkan.
Sejauh ini, hanya puing-puing sebuah jet sebagai bukti yang dikumpulkan dari pulau-pulau di Samudera Hindia dan di Pantai timur Afrika sebagai bukti. Setidaknya dari tiga bagian pesawat yang ditemukan telah dikonfirmasi berasal dari pesawat yang hilang.
Terkait pencarian, pada Oktober lalu Departemen Penerbangan Sipil Malaysia telah mengumumkan bahwa mereka telah menyewa Ocean Infinity yang merupakan sebuah perusahaan eksplorasi dasar laut yang berbasis di Texas untuk mencari MH370 dengan perjanjian tidak perlu membayar jika tidak berhasil ditemukan.
Seperti dilansir Sputnik, Kamis (24/5), Ocean Infinity kemudian memulai babak baru pencarian MH370 pada 22 Januari lalu. Perusahaan tersebut kemudian mengalokasikan 90 hari pencarian untuk mencari pesawat yang telah terpencar-pencar selama beberapa bulan karena cuaca yang buruk. Namun, segala upaya pencarian akan berakhir pada 29 Mei mendatang.
Sebuah panel ahli penerbangan menuduh Pilot Zaharie Ahmad Shah, 53 tahun, dengan sengaja melibatkan 239 orang dalam misi bunuh dirinya pada episode 60 Minutes Australia pekan lalu. Pada 2016 lalu, Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull turut berspekulasi bahwa dugaan sang kapten merencanakan peristiwa mengejutkan tersebut sangat mungkin.
Namun, Biro Keamanan Transportasi Australia (ATSB) mengeluarkan pembelaan klaim bahwa pesawat tersebut berada di luar kendali sebelum jatuh dan akhirnya mengalami kecelakaan. Kepala Staf Teknis ATSB Peter Foley yang memimpin organisasi pencarian pesawat yang hilang mengatakan, pihaknya mempertimbangkan setiap bukti dan menggunakan mode yang tidak bias selama sidang parlemen berlangsung pada Selasa, (22/5).
"Kami memiliki cukup banyak data yang memberitahu kami bahwa pesawat tersebut awalnya masih terkendali sebelum akhirnya tidak berhasil dikendalikan," ujar Foley.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
