
Presiden Turki Recep Tayyip Endorgan
JawaPos.com - Setelah sebelumnya membuat kontroversi pada pemilihan Eropa, Presiden Turki Recep Tayyip Endorgan akan menggelar unjuk rasa pemilihan umum di Sarajevo bagi warga asing Turki. Unjuk rasa tersebut nantinya sekaligus menjadi peristiwa yang memicu kontroversi di Bosnia, Minggu (20/5).
Pemilihan tersebut melibatkan sekitar tiga juta orang Turki yang memenuhi syarat untuk memilih dalam pemilihan Turki, termasuk 1,4 juta yang berada di Jerman. Sarajevo terpilih sebagai lokasi unjuk rasa setelah beberapa negara Uni Eropa termasuk Jerman melarang unjuk rasa tersebut dalam kampanye yang bertujuan untuk referendum tahun lalu pada sistem baru yang meningkatkan kekuasaan kepresidenan Turki.
Seperti dilansir AFP, keputusan tersebut kemudian memicu ketegangan antara Ankara dan Brussels. Turki akan mengadakan pemilihan Presiden dan parlemen pada 24 Juni mendatang. Menurut media Bosnia, sekitar 20 ribu orang akan hadir di Zetra nantinya yang merupakan tempat olahraga terbesar di Sarajevo, Minggu (20/5).
Pada Sabtu (19/5), dua banner raksasa Erdogan dan Presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk sudah ditempatkan di aula. Austria dan Belanda juga mengatakan mereka akan melarang kampanye apapun oleh politisi Turki di tanah mereka untuk pemilihan Juni, pada April lalu.
Sarajevo dirasa bebas dari larangan tersebut, namun mengingat kembali bahwa pemimpin Muslim Bosnia Bakir Izetbegovic menghadiri pernikahan putri Erdogan pada 2016 lalu. Lantas, Partai SDA Izetbegovic terlihat dekat dengan Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berada di bawah kuasa Erdogan.
Menurut sebuah media Bosnia, mereka nantinya berencana segera membuka kantor perwakilan di Bosnia. "Kami akan menunjukkan bahwa Erdogan memiliki teman dan orang-orang yang bangga padanya," kata Izetbegovic sekaligus anggota muslim dari presiden tripartit Bosnia kepada para pendukungnya pekan lalu.
Izetbegovic melanjutkan, pemimpin Turki tidak disukai di Barat dan terdapat banyak Bosniak, warga beragama muslim yang tidak menyukainya di negara ini. Yang menjadi permasalahan, menurutnya adalah Endorgan merupakan pemimpin muslim yang sudah lama tidak dimiliki warga Turki.
Terkait kedatangan Endorgan ke Serajevo, ia mendapat dukungan dari sebuah kelompok Pro Endorgan di Facebook. Mereka menyampaikan, "Selamat datang di pelindung umat Islam di dunia," namun lagi-lagi dukungannya tidak sepenuhnya bulat.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
