
Bunga Sakura Kabupaten Chiyai, Taiwan. Di negara ini, musim semi datang lebih cepat sehingga Sakura bermekaran lebih dahulu dibanding Jepang
JawaPos.com - Julukan negeri sakura memang dimiliki Jepang. Tetapi, tahukah jika di Taiwan pun bisa menyaksikan keindahan bunga Sakura? Malah, bisa lebih cepat dari Jepang karena musim semi di Taiwan yang merupakan negara subtropical datang lebih cepat. JawaPos.com sudah membuktikan sendiri.
Meski bisa ditemukan di seluruh kawasan Taiwan, salah satu yang terkenal dan menjadi favorit untuk melihat keindahan sakura adalah di pegunungan Ali (Alishan). Kawasan itu terletak di kabupaten Chiyai. Bahkan, bunga spesial yang hanya mekar setahun sekali itu terlihat di tepi jalan hingga menuju puncak gunung di ketinggian 2.500 mdpl.
Seperti halnya di Jepang, cherry blossom sangat dinantikan. Termasuk bagi masyarakat Taiwan sendiri. Antusiasme itu juga yang dirasakan saat mengunjungi Alishan pada 3 Maret lalu atas undangan Taipei Economic and Trade Organization (TETO) dan Biro Pariwisata Taiwan untuk menghadiri Festival Lampion Taiwan pada Jumat (2/3) hingga Minggu (11/3) lalu.
Selain mekarnya yang hanya sekali dalam setahun, keistimewaan cherry blossom adalah durasinya. Sakura mekar hanya sekitar sepuluh hari atau dua minggu di awal musim semi. Setelah itu, bunganya akan gugur dan digantikan oleh buah cherry.
Bunga sakura juga tidak tumbuh di semua daratan. Taiwan termasuk beruntung karena memiliki beberapa jenis Sakura. Seperti yang berwarna pink pudar keputihan. Itu adalah jenis Sakura Taiwan yang warnanya lebih magenta. Beberapa jenis yang tumbuh di Jepang seperti Fuji dan Hokaido juga ada.
Jika tergoda untuk turun dari kendaraan dan berfoto dengan sakura di pinggir jalan, sebaiknya perhatikan kendaraan lain yang melintas. Sebab, rute menuju puncak Alishan cukup berkelok. Anda juga disarankan menjaga kesehatan dan persiapkan segala kemungkinan termasuk mabuk kendaraan akibat jalur yang berkelok.
Selain dapat menyaksikan indahnya sakura, lanskap pegunungan yang megah dan menawan dapat disaksikan selama perjalanan. Jika cuaca bagus, kombinasi gunung yang hijau dan kebiruan, ditambah awan putih, serta langit biru akan jadi kenangan indah. Apalagi, ditambah pemandangan kebun teh oolong bak permadani yang menyejukkan mata.
Ada banyak cara menuju Alishan. Berjalan kaki seperti yang banyak dilakukan oleh turis Eropa atau Amerika. Namun, itu butuh waktu beberapa hari karena menempuh 65 KM dari Chiayi. Bisa juga menggunakan mobil pribadi, atau bus yang saat musim liburan bisa mengantar 30 menit sekali dari Chiayi. Lebih disarankan memilih bus guna mengurangi risiko macet saat ke puncak.
Jika berangkat dari Taipei, ada beberapa alternatif menuju Chiayi. Menggunakan bus, kerta cepat, kereta biasa, dan ikut tur. Kesempatan menyaksikan keindahan cherry blossom terbuka selama musim semi ini. Pemerintah Taiwan juga menggelar Festival Sakura atau Cherry Blossom Festival 2018 mulai 15 Maret hingga 10 April mendatang.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
