
PERDANA: Presiden Tiongkok Xi Jinping tiba di Bandara Hongkong kemarin.
JawaPos.com - Untuk kali pertama, Presiden Tiongkok Xi Jinping menginjakkan kakinya di Hongkong. Kemarin (29/6) pemimpin 64 tahun itu disambut hangat di Bandara Internasional Hongkong alias Bandara Chek Lap Kok. Rencananya, Xi dan First Lady Peng Liyuan berada di Hongkong selama tiga hari.
Tujuan utama lawatan perdana Xi kali ini adalah menghadiri peringatan ke-20 serah terima kedaulatan Hongkong dari Inggris. Pada Sabtu (1/7), Hongkong genap 20 tahun menikmati kedaulatannya. Kendati demikian, wilayah bekas koloni Inggris tersebut tidak lantas merdeka. Sebab, secara geografis dan politik, Hongkong adalah bagian dari Tiongkok.
Meski begitu, Hongkong punya hak untuk mengatur pemerintahannya sendiri berdasar formula ”satu negara, dua sistem”. Itulah yang kembali Xi tegaskan dalam jumpa pers kemarin. ”Kami akan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat Hongkong untuk memastikan hak otonomi terakomodasi,” ungkap orang nomor satu di Negeri Panda tersebut.
Dalam kesempatan itu, Xi menyatakan bahwa Tiongkok tidak akan mengubah formula ”satu negara, dua sistem” sampai setidaknya lima dekade. Artinya, sampai 2047, Hongkong tetap berhak mengelola pemerintahannya sendiri. Sayang, Xi tidak menyebutkan apa yang bakal terjadi pada Hongkong setelah itu. Apakah akan kembali menjadi bagian dari Tiongkok atau merdeka.
”Hongkong selalu ada di lubuk hati saya yang paling dalam,” ujar Xi di hadapan awak media. Namun, bapak satu putri tersebut menolak sesi wawancara. Dia juga mengabaikan pertanyaan para jurnalis yang hadir dalam upacara penyambutannya. Seperti para pejabat senior lain yang lebih dulu melawat Hongkong, Xi menegaskan bahwa Tiongkok akan selalu memantau dan membimbing Hongkong.
Kemarin dalam kesempatan lain, Xi memuji Leung Chun-ying alias CY Leung, mantan pemimpin tertinggi Hongkong yang panen kontroversi dan demonstrasi selama menjabat. Beijing menganggap politikus 62 tahun itu berprestasi karena mampu mengatasi unjuk rasa prodemokrasi pada 2014. ”Dia berhasil menyelamatkan stabilitas keamanan nasional. Bukan sesuatu yang mudah,” ucapnya.
Lantas, Xi mengimbau masyarakat Hongkong untuk mendukung penuh Carrie Lam, pengganti CY Leung. Rencananya, bersamaan dengan peringatan serah terima kedaulatan Hongkong besok, Lam dilantik sebagai pemimpin eksekutif. Tokoh 60 tahun tersebut merupakan perempuan pertama yang menempati jabatan tertinggi di Hongkong. Namun, secara ideologi, dia tidak akan jauh berbeda dengan CY Leung.
Sebagaimana peringatan serah terima kedaulatan pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini unjuk rasa pun bakal mewarnai acara tersebut. Namun, sebelum Xi meninggalkan Hongkong, polisi menjamin tidak akan ada aksi protes prodemokrasi yang berlangsung. Apalagi, sejak Rabu malam (28/6), polisi menahan para aktivis dan tokoh-tokoh prodemokrasi. Salah satunya adalah Joshua Wong. (AFP/Reuters/hep/c16/sof)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
