Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Maret 2017 | 23.06 WIB

Mereka Tewas karena Mendukung Presiden

SENANG: Warga bersorak gembira ketika pengadilan konstitusi memutuskan untuk memecat presiden mereka. - Image

SENANG: Warga bersorak gembira ketika pengadilan konstitusi memutuskan untuk memecat presiden mereka.


JawaPos.com – Pemecatan Park Geun-hye menimbulkan banyak reaksi. Pendukung Park yang berdemo di luar pengadilan bentrok dengan polisi. Akibat kejadian itu, dua orang tewas. Seorang manula meninggal setelah mengalami luka di kepala.



Sementara, korban kedua masih diselidiki penyebab kematiannya. Untuk menghindari demo yang lebih besar, polisi menutup akses masuk Seoul.



Keputusan pemecatan itu juga berpengaruh pada bursa saham dan nilai tukar mata uang Korsel. Indeks pasar saham Seoul, KOSPI dan KRW (mata uang Korsel) naik. ”Setelah konflik ini akan segera usai, pasar akan tenang dan Korsel akan terus maju untuk memilih presiden yang baru,” kata Trinh Nguyen, ekonomis senior dari Natixis di Hongkong.



Di sisi lain, warga Korsel menyambut hangat keputusan tersebut. Pasalnya, berdasar polling terkini, 70 persen warga Korsel mendukung pelengseran Park. Saat ini, jabatan presiden sementara diserahkan kepada PM Hwang Kyo-ahn. Hwang akan menjabat sampai presiden baru terpilih.



Jika Hwang mengundurkan diri, beberapa media berspekulasi kalau dia berniat mendaftar sebagai calon presiden, menteri keuanganlah yang akan menggantikan jabatannya.(Reuters/tia)




Editor: Dwi Shintia
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore