
Photo
JawaPos.com - Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat Anatoly Antonov mengatakan bahwa serangan yang disengaja terhadap pesawat Rusia di wilayah udara internasional akan menjadi pernyataan terbuka untuk perang.
“Serangan yang disengaja terhadap pesawat Rusia di wilayah udara terbuka bukan hanya kejahatan menurut hukum internasional, tetapi pernyataan terbuka untuk perang terhadap kekuatan nuklir terbesar,” kata Antonov dalam pernyataan yang dirilis oleh Kedutaan Besar Rusia di AS melalui Telegram.
Antonov mengatakan bahwa kemungkinan konflik bersenjata antara Rusia dan AS akan sangat berbeda dari perang di Ukraina.
"Apakah Capitol mau mempertaruhkan warga Amerika dan masyarakat internasional dalam bahaya perang nuklir skala penuh? Beri kami jawaban, Senator yang terhormat!" kata dia, merujuk Gedung Kongres AS.
Antonov mengatakan para politisi AS, bukannya pilot Rusia, yang harus dimintai pertanggungjawaban karena menghasut dimulainya konflik apokaliptik.
“Kami tidak mencari konflik dengan kekuatan nuklir. Kami terus menjaga kontak, termasuk melalui Kementerian Pertahanan, untuk mencegah insiden yang tidak disengaja. Saya berharap para politisi AS memiliki sikap yang sama terhadap hubungan dengan Rusia,” kata Antonov.
“Kementerian Pertahanan Rusia sudah menjelaskan secara rinci alasan dan tindakan pilot Rusia dalam insiden kemarin di Laut Hitam. Saya ulangi, bagi mereka yang belum berkumpul untuk melihat situasi secara objektif: pesawat tempur kami tidak melakukan kontak dengan UAV Amerika,” tutur dia menegaskan.
UAV adalah singkatan bahasa Inggris untuk pesawat tak berawak.
Pada Selasa (14/3), Pentagon mengatakan bahwa jet tempur Su-27 Rusia bertabrakan dengan pesawat tanpa awak (drone) MQ-9 Reaper, hingga menjatuhkan kendaraan udara tak berawak itu di perairan internasional.
Rusia membantah bahwa jet tempurnya melakukan kontak dengan pesawat tak berawak itu, tetapi mengatakan akan berusaha menarik puing-puing pesawat tak berawak itu.
Antonov sebelumnya mengatakan bahwa drone itu sedang mengumpulkan informasi pengintaian untuk disampaikan ke Ukraina guna menyerang Rusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022