
Photo
JawaPos.com - Presiden Tiongkok Xi Jinping ternyata telah lama menyadari bahwa virus Korona jenis baru akan menjadi wabah. Setidaknya dia sudah punya prediksi terkait penyebaran virus tersebut setelah tujuh hari ditemukannya kasus pertama. Pada 7 Januari 2020, Xi Jinping langsung bertindak cepat untuk mengatasi virus Korona jenis baru yang bernama COVID-19.
Xi langsung memaparkan rencana darurat untuk mengendalikan penyakit dalam pertemuan dengan sejumlah pejabat partai. Dilansir dari Mirror, Senin (17/2), transkrip pertemuan Politbiro Standing Committee (PSC) pada 3 Februari mengungkapkan bahwa Xi mengetahui wabah itu pada 7 Januari, hanya seminggu setelah kasus Coronavirus pertama dikonfirmasi.
"Sejak wabah virus Korona di Wuhan, saya telah mendaftarkan beberapa permintaan sehubungan dengan pengendalian penyakit selama pertemuan PSC pada 7 Januari," tegas Xi.
"Kemudian pada 20 Januari, saya secara khusus memerintahkan departemen pengendalian penyakit untuk tetap waspada dan memantau wabah. Saya juga meminta anggota komite partai, pemerintah daerah dan pejabat untuk menempatkan prioritas tinggi pada kesehatan dan keselamatan masyarakat," tambahnya.
Hanya saja, menurut sejumlah media lokal di sana, jutaan anggota masyarakat menyatakan kemarahan mereka atas keputusan pemerintah menekan informasi (tak terbuka) tentang wabah mematikan itu sampai Wuhan akhirnya dikunci (locked down). Seorang dokter Tiongkok yang mencoba mengeluarkan peringatan pertama tentang penyakit itu bahkan ditangkap dan diberi peringatan karena dianggap membuat keresahan.
Pengungkap fakta itu adalah dr. Li Wenliang dan terjangkiti virus tersebut. Li akhirnya meninggal dunia karena virus Korona. Pemerintah Tiongkok sejak saat itu memecat pejabat provinsi di Hubei, terutama Kota Wuhan ketika mereka menghadapi kritik atas penanganan wabah tersebut.
Wabah COVID-19 kini telah menyebar ke 25 negara di seluruh dunia. Javier Hernandez, koresponden Beijing untuk New York Times mengatakan pada sebuah podcast awal bulan ini bahwa budaya otoriter Tiongkok dalam banyak hal telah mengatur penyelesaian virus Korona. Artinya, Tiongkok memang memiliki cara tersendiri.
"Selama beberapa dekade, Tiongkok telah membangun sistem. Ini telah menciptakan sistem insentif yakni pejabat setempat takut mengatakan sesuatu tentang berita buruk," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Persik Kediri vs Madura United: Laskar Sape Kerap Punya Kans Menang di Brawijaya!
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Persipura vs RANS Nusantara: Produktivitas Gol Jadi Pembeda
Prediksi Skor Malaga vs Espanyol: Los Periquitos Bidik Poin, Tuan Rumah Terpuruk
Fraksi PKB Usulkan Pembentukan Pansus Tindak Lanjuti Putusan MK soal Ijazah Gibran
Prediksi Skor JDT vs Svay Rieng di ACC Cup: Harimau Selatan Diunggulkan Menang
Prediksi Lion City Sailors vs CAHN di ACC: Adu Kuat Tuan Rumah dengan Wakil Vietnam
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Alfa Penyintas Stroke Jalan Kaki 21 KM Dengan Rute Garuda

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022