JawaPos Radar | Iklan Jitu

8 Upaya Dunia Tuntaskan Masalah Kelaparan dan Rawan Pangan

16 Oktober 2017, 16:59:48 WIB
8 Upaya Dunia Tuntaskan Masalah Kelaparan dan Rawan Pangan
Ilustrasi (dok. Nursing World Nigeria)
Share this

JawaPos.com – Dunia masih belum terlepas dari ancaman rawan pangan dan kemiskinan. Ditambah lagi pengaruh perubahan iklim membuat dunia semakin kesulitan pangan. Karena itu, dalam momentum Hari Pangan Sedunia, 16 Oktober, Organisasi Pangan Dunia FAO memerangi kelaparan bersama-sama.

Hari Pangan Sedunia tahun ini bertekad untuk membuat kasus kelaparan nol atau Zero Hunger-a Global Goal. FAO menargetkan dalam 15 tahun ke depan tak ada lagi kelaparan bagi anak-anak, perempuan, laki-laki dan siapa saja di seluruh dunia.

Dalam laman World Food Programme, Senin (16/10), FAO berupaya mencapai target itu dan menyelamatkan nyawa yang tak terhitung jumlahnya. Sebab anak adalah aset masa depan yang lebih cerah.

Selain itu, perubahan iklim telah membuat dunia saat ini menghadapi bencana yang belum pernah terjadi sebelumnya. Misalnya 20 juta orang di Yaman, Somalia, Sudan Selatan dan Nigeria tinggal di ambang kelaparan. Diperkirakan sekitar 600 ribu anak akan meninggal dalam beberapa bulan mendatang kecuali mereka mendapat perawatan dan pangan yang baik. Karena itu, FAO membuat 8 upaya untuk mengentaskan kelaparan di dunia.

1. Target Tuntaskan Kelaparan
Target Zero Hunger atau tuntaskan kelaparan bisa menyelamatkan 3,1 juta anak dalam setahun.

2. Selamatkan Ibu dan Bayi
Ibu yang memiliki gizi baik memiliki bayi yang lebih sehat dengan sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat.

3. Tuntaskan Gizi Buruk
Usaha menuntaskan kelaparan bisa menghentikan kekurangan gizi anak dan dapat meningkatkan PDB negara berkembang sebesar 16,5 persen.

4. Investasi
Satu dolar yang diinvestasikan dalam pencegahan kelaparan dapat menghasilkan keuntungan antara USD 15-1393.

5. Berikan Nutrisi yang Tepat
Nutrisi yang tepat di awal kehidupan bisa meningkatkan 46 persen lebih banyak pendapatan seumur hidup.

6. Tangani Kekurangan Zat Besi
Menghilangkan anak dengan kekurangan besi dalam suatu populasi dapat meningkatkan produktivitas di tempat kerja sebesar 20 persen di masa depan.

7. Kurangi Angka Kematian Bayi
Tak ada kelaparan artinya akan mengakhiri kematian anak terkait nutrisi. Selain itu dapat meningkatkan tenaga kerja sebesar 9,4 persen.

8. Kesejahteraan Sosial
Tak ada kasus kelaparan bisa membangun negara lebih aman, sejahtera, makmur, dan adil. Pendidikan generasi penerus juga lebih terjamin.

Editor           : Muhammad Syadri
Reporter      : (ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini