
Ilustrasi Hepatitis. (Sergey Hramov via Pond5)
JawaPos.com - Para ahli dunia menengarai salah satu penyebab hepatitis misterius adalah adenovirus jenis 41. Penularannya melalui fekal-oral atau melalui pencernaaan dan mulut. Hal itu diungkapkan para peneliti dari Amerika Serikat.
Para ahli dari Mayo Clinic di AS mengungkapkan adenovirus secara alami menyebar jika anak menyentuh tinja dan kemudian menyentuh area sekitar mulut. Seorang ahli virologi terkemuka memperingatkan bahwa wabah hepatitis misterius di Amerika Serikat akan berlanjut sepanjang musim panas. Para ilmuwan bingung dengan penyebabnya. Tapi, teori terkemuka menunjukkan bahwa adenovirus adalah jenis penyakit yang menyebar dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi.
"Kasus Adenovirus muncul sepanjang tahun karena penularan tidak terjadi secara musiman," kata Direktur Virologi Medis di Mayo Clinic, Matthew Benecker.
Dia memperingatkan bahwa sekolah dan pusat perawatan adalah pusat penting penyebaran virus. Hal senada dikatakan oleh ahli lainnya.
Kepala Virologi Mayo Clinic Dr. Pinker, memperingatkan bahwa banyak kasus hepatitis pada anak-anak tidak terdiagnosis di Amerika Serikat karena dalam beberapa kasus. Sebagian besar anak-anak yang terinfeksi hepatitis atopik di AS juga positif adenovirus, tetapi tidak jelas apakah virus itu sendiri menyebabkan penyakit atau infeksi, yaitu faktor lain yang mirip dengan diagnosis virus korona sebelumnya.
"Adenovirus relatif umum pada anak-anak, tetapi sampai tahun ini mereka jarang dikaitkan dengan hepatitis," katanya.
“Kasus akan terus muncul sepanjang musim panas karena kita akan terus melihat anak-anak dengan prevalensi tinggi,” kata dr. Pinker.
Penularan Adenovirus
"Jenis adenovirus menurut kami tidak akan musiman, dan kami akan terus melihat kasus sepanjang tahun," jelasnya.
Adenovirus yang diduga sebagai penyebab hepatitis, secara ilmiah dikenal sebagai tipe 41 dan menyebabkan gejala seperti infeksi pada sistem pencernaan, diare dan muntah. Proses penularannya menyebar melalui feses oral, atau kontak dengan permukaan yang terkontaminasi.
"Ketika anak menyentuh mulutnya setelah buang air besar," ungkapnya.
Orang dengan hepatitis mungkin melihat perubahan warna kulit, sehingga beberapa orang mungkin mengalami gejala seperti penyakit kuning atau kulit menguning. Para ahli mengingatkan agar orang tua segera membawa anak ke dokter jika timbul gejala awal.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
