
Photo
JawaPos.com - Mencuci masker medis sekali pakai memang tidak dianjurkan. Selain dapat mengurangi efektivitas kandungan pada bahan masker untuk menangkal virus atau bakteri tertentu, mencuci masker medis dengan bahan kimia atau deterjen juga berpotensi menimbulkan efek lain pada pemakainya.
Soal masker medis sekali pakai yang kemudian dicuci dan dipakai lagi, seorang wanita di Rusia telah merasakan efeknya. Wajahnya jadi "terbakar" atau melepuh akibat reaksi kimia masker dengan kulit setelah mencuci dan merendam masker tersebut dengan bahan pemutih pakaian.
Dilansir dari Mirror, Kamis (14/5), wanita tersebut adalah seorang perawat di salah satu rumah sakit di Rusia. Dia kini dalam kondisi serius setelah masker yang juga sebagai Alat Pelindung Diri (APD) untuknya bertugas dicuci menggunakan bahan kimia pemutih pakaian dan menyebabkan wajahnya "terbakar".
Wanita tersebut bernama Olga Ovinnikova. Dia menderita luka bakar kimia di wajahnya setelah mengenakan masker medis yang dia cuci di tempat kerjanya di Kota Karabanovo di wilayah barat Vladimir, Rusia. Dia bekerja di Rumah Sakit Kota Karabanovo dan harus memakai masker yang sama beberapa kali karena kekurangan APD secara ekstrem. Sebelum digunakan kembali, masker didesinfeksi dengan pemutih berbahan klorin.
Menurut Olga, kulitnya rusak oleh bahan kimia beracun yang tersisa di maskernya setelah dicuci. "Masker sekali pakai dan jas hazmat dicuci dengan pemutih berbasis klorin dan diberikan kepada staf rumah sakit untuk penggunaan lebih lanjut. Satu jam setelah shift saya mulai, saya merasakan terbakar di wajah saya. Karena aturan, saya tidak bisa melepas masker dan harus bertahan selama jam kerja saya," ungkapnya.
Photo
Petugas medis di Rusia mengalami luka bakar di area wajah setelah masker sekali pakainya dicuci menggunakan pemutih pakaian (Mirror)
Setelah shift berakhir, dia kemudian melepaskan masker wajahnya. Dia terkejut saat melepas maskernya. Di depan cermin, dia melihat wajahnya terluka seperti luka bakar dan kulitnya seperti melepuh.
Olga memberi tahu administrasi rumah sakit tentang insiden itu dan meminta bantuan medis tetapi justru diminta pulang. "Pagi berikutnya kondisi saya memburuk dan saya pergi ke ahli traumatologi. Dia memeriksa saya dan didiagnosis dengan luka bakar kimia tingkat dua," kisahnya.
Beberapa jam kemudian setelah diperiksa, Olga menyebut dirinya mulai mengalami kesulitan bernapas dan wajahnya yang melepuh akibat luka bakar kimia jadi membengkak. "Saya mengalami pembengkakan wajah yang parah dan menyakitkan. Orang tua saya membawa saya ke Moskow dan dirawat di pusat luka bakar," tandasnya.
Emmanuil Zdanovsky, yang bertugas di rumah sakit tempat Olga bekerja membantah telah menggunakan pemutih untuk membersihkan masker dan APD lainnya. "Kami tidak menggunakan pemutih untuk mensterilkan masker dan baju pelindung," ucapnya.
Meski membantah, penegak hukum mengonfirmasi telah menemukan banyak pelanggaran setelah memeriksa fasilitas medis. Sebuah pernyataan dari kantor kejaksaan setempat mengatakan, otoritas kesehatan wilayah dan administrasi rumah sakit tak bisa memenuhi masker dan jas hazmat yang cukup untuk staf rumah sakit.
"Karena kekurangan itu, petugas medis diperintahkan untuk mensterilkan masker dan APD sekali pakai dengan pemutih klorin dan menggunakannya kembali. Pemeriksaan menunjukkan bahwa perawat mengalami luka bakar kimia di wajahnya setelah memakai salah satu masker yang dicuci secara kimia," tegas pihak penegak hukum terkait.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Nl-gcMooCMg
https://www.youtube.com/watch?v=IYQUE7GMpGY
https://www.youtube.com/watch?v=PZkCCZJsDjY
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022