
Photo
JawaPos.com - Virus Korona menular melalui droplet atau tetesan dari orang ke orang. Berdasar itu sangat penting untuk memakai masker untuk mencegah penularan virus Korona. Dan ternyata, tingkat kelembaban udara dan iklim di suatu wilayah bisa mempengaruhi penyebaran droplet.
Para peneliti di Singapura telah mengembangkan simulasi yang lebih akurat memodelkan penyebaran tetesan ketika seseorang dengan Covid-19 batuk di lingkungan tropis seperti Singapura. Tim dari Institut Komputasi Kinerja Tinggi Badan Sains, Teknologi dan Riset (A * Star) mengatakan dengan kemampuan untuk simulasi ini, mereka bekerja dengan badan publik untuk merencanakan batasan jumlah masyarakat dan langkah-langkah manajemen yang aman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
