
3.711 penumpang dan kru kapal pesiar Diamond Princess dikarantina saat berlabuh di Yokohama. (Behrouz MEHRI/AFP)
JawaPos.com - Kapal pesiar Diamond Princess saat ini masih bersandar di pelabuhan Yokohama, Jepang. Kapal tersebut mengangkut lebih dari 3.700 penumpang dan kru.
Di dalam kapal pesiar tersebut terdapat 78 Warga Negara Indonesia (WNI). Mereka terjebak di dalam kapal tersebut karena ada 61 penumpang terinfeksi virus korona.
Akibatnya penumpang di kapal pesiar itu tidak bisa turun ke darat. Semua isi kapal harus mengikuti proses karantina oleh pihak otoritas Jepang. Diperkirakan proses karantina tuntas paling cepat pada 19 Februari 2020.
Plt jubir Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah memastikan 78 WNI di kapal pesiar tersebut dalam keadaan sehat. Meski begiu, pihaknya masih menunggu proses dan kabar terbaru dari pihak kapal pesiar dan Jepang.
"WNI totalnya 78 orang kondisinya sehat," tegasnya kepada JawaPos.com, Minggu (9/2).
Faizasyah tidak menjelaskan secara detail soal mekanisme karantina yang dilakukan di dalam kapal pesiar tersebut. Apakah para penumpang dipisahkan satu sama lain atau tidak.
"Saya tak bisa bayangkan kapal pesiarnya dan di mana mereka berada. Kalau di berita yang saya juga ikuti, penumpang tinggal di kamar masing-masing," katanya.
Lebih jauh dia menuturkan, terkait dengan identitas dan keluarga para WNI, pihak Kemenlu masih menunggu informasi lebih lanjut. "Saya kurang tahu. Kita tunggu kabarnya seusai karantina ya," tandasnya.
Ada 3.700 penumpang serta awak kapal berada dalam karantina 14 hari dan tidak diizinkan untuk turun hingga 19 Februari 2020. Kapal itu dikarantina pada hari Senin (3/2), setelah seorang pria Hongkong berusia 80 tahun terinfeksi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
