
Penampilan kalem Reynhard Sinaga. Tetangga dan sahabat kaget serta tak menyangka dia melakukan tindakan biadab (Facebook)
JawaPos.com - Perilaku Reynhard Sinaga, Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah menempuh studi di Inggris mengejutkan publik. Di balik wajahnya yang terlihat kalem dan sosok milenial, Sinaga memiliki perilaku seks menyimpang. Bahkan, dia dikabarkan telah memperkosa 195 laki-laki. Dia pun divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan Inggris.
Reynhard Sinaga ternyata adalah warga Depok, Jawa Barat. Dia juga lulusan S1 Universitas Indonesia (UI) jurusan arsitektur seperti dilansir dari laman BBC, Selasa (7/1).
Baca juga: Perkosa 195 Pria di Inggris, WNI Reynhard Sinaga Dibui Seumur Hidup
Reynhard adalah anak pertama dari empat bersaudara. Sinaga berasal dari keluarga terpandang di Indonesia. Ayahnya adalah seorang pengusaha terkemuka di sektor minyak sawit.
Setelah menamatkan pendidikan dalam bidang arsitektur di UI Depok, dia pindah ke Inggris pada 2007 untuk belajar perencanaan kota di Universitas Manchester. Dia kemudian melanjutkan untuk mendapatkan gelar S3 jurusan geografi manusia di Universitas Leeds.
Reynhard Sinaga disebut pernah bekerja di bidang perhotelan di Manchester dan di toko pakaian. Dia juga dikenal alim dan rajin beribadah. Sempat tinggal di asrama mahasiswa, Sinaga pindah ke apartemen sewaan di Montana House di Princess Street pada 2011.
Pihak Universitas Indonesia (UI) kepada JawaPos.com membenarkan status alumnus Reynhard Sinaga di kampus tersebut. Meski tak menjelaskan secara eksplisit angkatan berapa dan jurusan apa, namun pihak UI menegaskan perbuatan pelaku tidak terkait dengan kampus UI.
"Bahwa meski yang bersangkutan alumnus Universitas Indonesia, perbuatannya sama sekali tidak terkait dengan statusnya sebagai alumnus Universitas Indonesia," tegas Kepala Humas dan KIP UI Rifelly Dewi Astuti, Selasa (7/1).
Kasus Pemerkosaan Terbesar
Seperti diketahui, polisi Inggris menemukan petunjuk bahwa lebih dari 100 orang menjadi korban perkosaan di flat Sinaga. Tetapi identitas 70 korbannya belum ditetapkan. Menurut Jaksa Penuntut
Ian Rushton, Sinaga mungkin adalah pemerkosa yang paling 'produktif'.
Dalam rekaman yang ditemukan dari kamera CCTV yang menutupi blok apartemennya, dia terlihat pergi setiap malam malam dan kembali dengan seorang pria hanya dalam tempo 60 detik. Terakhir adalah pada 2 Juni 2017, ketika dia mendekati korban yang disebut sebagai korban terakhirnya.
Baca juga: Mengenal GHB, Cairan Rahasia Reynhard Sinaga untuk Lumpuhkan Korbannya
Korbannya saat itu tidak sadar sampai bangun dan sudah mendapatkan pelecehan seksual dari Sinaga. Korban sempat memberikan perlawanan waktu itu.
Pria tersebut memukul Sinaga beberapa kali dan kemudian melarikan diri dari flat. Sejurus kemudian dia kemudian memanggil polisi.
Polisi lantas masuk ke dalam flat Sinaga dan mendapati Sinaga mengalami beberapa luka akibat pukulan korbannya. Awalnya, Sinaga menunjukkan sikap seolah dia adalah korban penganiayaan. Tapi perilaku Sinaga di rumah sakit mulai menimbulkan kecurigaan. Korbannya sendiri meminta petugas untuk membawa ponsel dari flat Sinaga. Ternyata di dalam ponsel milik Sinaga tersimpan rekaman video asusila saat Sinaga memperkosa para korbannya. Kasus mengejutkan ini akhirnya bisa terungkap.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
