
Photo
JawaPos.com - Iran berjanji akan membalas serangan Amerika Serikat yang turut menewaskan pimpinan militer pasukan elite Mayor Jenderal Qaseem Soleimani. Aksi awalan membalas tindakan Presiden Donald Trump adalah dengan melanggar perjanjian nuklir. Iran mengumumkan bahwa mereka tidak lagi mematuhi batasan pengayaan uranium yang diatur dalam perjanjian nuklir 2015.
Hal itu disampaikan Iran menyusul tewasnya Qasem Soleimani dalam serangan udara yang diluncurkan AS di Baghdad, Irak, pada Jumat (3/1). Pernyataan itu ditegaskan pihak Iran, Minggu (5/1). Artinya Iran mengabaikan ketentuan-ketentuan utama dari perjanjian yang dinegosiasikan antara Iran, lima anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB, dan Jerman yang mencegah Iran membuat senjata atom. Padahal perjanjian itu sudah disepakati sejak era Presiden Barack Obama.
Baca juga: Bunuh Jenderal Iran, Trump Disorot Hukum Internasional
Dilansir dari Al Jazeera, Senin (6/1), pengumuman tersebut merupakan ancaman proliferasi nuklir paling jelas yang pernah dibuat oleh Iran sejak Trump secara bilateral menarik diri dari perjanjian pada Mei 2018. Keputusan ini juga semakin meningkatkan ketegangan regional. Maklum saja, musuh lama yakni Israel berjanji tidak akan pernah mengizinkan Iran menghasilkan bom atom.
Reaksi Negara Eropa
Sementara itu, para pemimpin Prancis, Jerman, dan Inggris mendesak Iran untuk mematuhi perjanjian. "Kami menyerukan Iran untuk menarik semua langkah yang tidak sejalan dengan perjanjian nuklir," kata Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan dalam sebuah pernyataan bersama.
Pengumuman Iran itu dibuat setelah pejabat Iran mengatakan akan mempertimbangkan langkah balas dendam atas pembunuhan Qassem Soleimani.
Badan Energi Atom Internasional Pengawas PBB yang mengamati program Iran, belum bereaksi. Pembunuhan Soleimani telah meningkatkan krisis antara Teheran dan Washington. Perselisihan awal berakar pada keputusan Trump untuk menarik diri dari perjanjian atom Iran dan menjatuhkan sanksi yang telah melumpuhkan ekonomi Iran.
Pelanggaran Kesepakatan
Pada November lalu, Iran meningkatkan aktivitas di pabrik nuklir Fordow bawah tanah. Dengan kehadiran inspektur dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Iran mulai menyuntikkan gas (uranium) ke sentrifugal di Fordow.
Iran menegaskan bahwa langkah itu bukan pelanggaran kesepakatan nuklir, tetapi didasarkan pada Pasal 26 dan 36 dari perjanjian. Kesepakatan nuklir tersebut melarang aktivitas nuklir di Fordow, sebuah pabrik yang berlokasi di dekat kota Qom dan membatasi tingkat kemurnian uranium yang diperkaya sebesar 3,67 persen. Para pejabat mengatakan Teheran dapat kembali memperkaya uranium hingga 20 persen, tetapi saat ini tidak perlu.
Dalam laman BBC disebutkan, Trump meninggalkan kesepakatan tersebut pada tahun 2018. Dia ingin memaksa Iran untuk menegosiasikan kesepakatan baru yang akan menempatkan pembatasan yang tidak terbatas pada program nuklirnya dan menghentikan pengembangan rudal balistiknya.
Iran menolak dan sejak itu secara bertahap Iran juga mendobrak komitmennya berdasarkan perjanjian.
Iran akan melanjutkan pengayaan nuklirnya tanpa batasan dan berdasarkan kebutuhan teknis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
