
Photo
JawaPos.com - Varian baru dari virus kembali muncul. Akan tetapi, kali ini dilaporkan menyerang lebah. Nama virus tersebut adalah Defomed Wings Virus (DMV) atau virus sayap cacat.
Varian berbahaya dari virus sayap cacat dilaporkan sedang meningkat di seluruh dunia. Virus menginfeksi lebah madu, menyebabkan sayap mereka berhenti berkembang dan lebah akhirnya mati.
Varian baru yang telah menggantikan jenis virus asli di Eropa, menyebar ke wilayah lain di dunia dan menyebabkan seluruh koloni lebah hancur. Hal itu ditunjukkan dalam sebuah penelitian oleh tim peneliti internasional yang dipimpin oleh Martin Luther University Halle-Wittenberg (MLU), yang menganalisis data penyebaran varian virus selama 20 tahun terakhir. Makalah ini muncul di International Journal for Parasitology: Parasites and Wildlife.
"Virus sayap cacat (DWV) ditularkan oleh tungau parasit Varroa. Tungau ini tidak hanya menularkan virus antar lebah madu, mereka juga memakan jaringan lebah," jelas Profesor Robert Paxton, peneliti lebah dari MLU.
Dia telah mempelajari penyebaran berbagai patogen pada lebah madu dan lebah liar selama bertahun-tahun. "Virus sayap yang cacat jelas merupakan ancaman terbesar bagi lebah madu,” tambah Paxton.
Strain asli virus ditemukan di Jepang pada awal 1980-an dan varian baru DWV-B pertama kali diidentifikasi di Belanda pada tahun 2001. Studi laboratorium menunjukkan bahwa varian baru membunuh lebah lebih cepat dan lebih mudah ditularkan.
Tim yang dipimpin oleh ahli zoologi tersebut ingin mengetahui seberapa luas penyebaran varian baru tersebut di alam. Untuk mengetahui hal ini, para peneliti mengevaluasi sekitar 3 ribu kumpulan data untuk lebah madu, lebah tanah besar, dan tungau Varroa dari database NCBI. Kumpulan data berisi petunjuk tentang materi genetik virus.
“Analisis kami menunjukkan bahwa varian baru telah mendapatkan pijakan di Eropa dan hanya masalah waktu sebelum menjadi bentuk dominan di seluruh dunia,” kata Paxton.
Pada tahun 2000-an, varian baru terutama ditemukan di Eropa dan Afrika. Virus itu ditemukan di Amerika Utara dan Selatan pada awal 2010-an, dan di Asia pada 2015. Varian virus kini telah terdeteksi di semua daratan utama kecuali Australia.
Pencegahan
Ada berbagai cara untuk melindungi lebah madu dari tungau Varroa dan virus. Yang terpenting adalah memperhatikan kebersihan dalam sarang.
Sebagai penyerbuk banyak tanaman liar dan budidaya, lebah madu memainkan peran utama dalam hasil buah dan melestarikan keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, hilangnya koloni lebah madu dipandang dengan keprihatinan oleh para ahli di seluruh dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
