
Photo
JawaPos.com - "Ini adalah pembunuhan karakter". Pembelaan itu dilontarkan pengacara George Tyndall, Andrew Flier, Senin (1/7) di Pengadilan Tinggi Los Angeles, AS. Tyndall adalah terdakwa pelaku pelecehan seksual di University of Southern California (USC).
Dia ditangkap pada Rabu (26/6) serta dijerat 18 dakwaan pemerkosaan dan 11 pelecehan seksual dengan penipuan. Sebanyak 16 korbannya yang rata-rata berusia 17-29 tahun dilecehkan saat berkunjung ke klinik milik USC, Engemann Student Health Center. Jika terbukti bersalah, dia bisa dipenjara selama 53 tahun.
Tyndall datang ke pengadilan dengan mengenakan rompi biru yang biasa dipakai oleh tahanan dengan kecenderungan bunuh diri. Flier menegaskan bahwa kesehatan kliennya sedang terganggu. Ginekolog 72 tahun itu menderita diabetes dan masalah jantung. "Dia tidak ingin bunuh diri," ujar Flier sebagaimana dikutip AP.
Menurut Flier, kliennya sedang tertekan dan butuh perawatan intensif. Karena itu, dia mengajukan pembebasan bersyarat dengan membayar uang jaminan selama proses peradilan berlangsung.
Dia meyakinkan hakim bahwa Tyndall tidak akan melarikan diri atau berbuat hal yang membahayakan. Berdasar kejahatannya, jumlah uang jaminan Tyndall mencapai USD 2,075 juta atau setara Rp 29,33 miliar. Rabu (3/7) hakim memutuskan apakah akan menerima pengajuan bebas bersyarat itu atau tidak.
Dalam pembelaannya, Flier menyatakan bahwa kliennya hanya menjalankan kewajiban sebagai dokter.
Tyndall sudah bekerja di klinik USC selama 30 tahun. Menurut beberapa korban, saat pemeriksaan, Tyndall memotret alat kelamin mereka, memegang payudara, berbicara hal yang cabul tentang fisik korban, melontarkan pernyataan rasis dan homofobia, serta beberapa pelecehan lainnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
