
Ayah Kim Jong Un, Kim Jong Il pernah menculik aktris Korsel
JawaPos.com - Aktris Korea Selatan (Korsel) yang pernah diculik agen Korea Utara (Korut) atas perintah mendiang Kim Jong Il yang kemudian dipaksa untuk membuat film rezim, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Choi Eun Hee merupakan salah satu aktris paling terkenal di Korsel selama beberapa dekade.
Choi diculik oleh mata-mata Korut di Hongkong atas perintah Kim Jong Il, pemimpin Korut kala itu yang merupakan seorang penggemar film pada 1987 silam. Selama kunjungannya ke Hongkong, ia bertemu calon investor di sekolah seni. Kemudian dilaporkan bahwa ia dibawa oleh pemandunya sebelum di dikirim ke Korut. Kim Jong Il merupakan ayah Pemimpin Korut Kim Jong Un.
Suami Choi yang merupakan seorang direktur utama, Shin Sang Ok dibawa ke Korut setelahnya. Tuduhan atas penculikan tersebut tetap tidak jelas. Choi tetap ditahan di Korut selama delapan tahun, keduanya telah membuat lebih dari 10 film di bawah instruksi Kim Jong Il.
Dalam sebuah wawancara 2011 silam, Choi mengatakan, Kim menghormati mereka sebagai seniman dan mendukung mereka. Namun Choi tidak akan bisa memaafkan Kim atas penculikan yang menurutnya memalukan dan tidak termaafkan.
Selain film propaganda yang memuji rezim, mereka diizinkan membuat film dengan nilai seni. Choi selama ini juga selalu merindukan kebebasan mereka seperti dilansir AFP, Selasa, (17/4).
Selama ditahan Korut, Choi dan suaminya bepergian ke luar negeri secara ekstensif untuk misi produksi film dan menghadiri berbagai festival film. Namun mereka tetap diawasi ketat oleh para agen Korut.
Choi bahkan berhasil memenangkan penghargaan di Festival Film Internasional Moskow pada 1985 sebagai aktris terbaik dalam perannya di film tentang gerilyawan Korea yang berperang melawan pemerintah kolonial Jepang 1910-1945 yang bertajuk Garam. Namun ia dan suami bercerai pada 1976. Tetapi akhirnya keduanya menikah kembali atas desakan Kim selama perjalanan ke Hungaria.
Mereka akhirnya melarikan diri ke Kedutaan Amerika Serikat (AS) di Wina setelah menghadiri festival film Berlinale pada 1986 silam. Kemudian mereka mencari suaka di AS karena merasa keamanan pribadi mereka terancam.
Pasangan tersebut kembali ke Korsel pada 1999 setelah menghabiskan lebih dari satu dekade di AS. Mereka tetap bersama hingga Shin meninggal dunia pada 2006 lalu, kehidupan dramatis Choi dan Shin kemudian menjadi inspirasi beberapa buku dan film.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
