
WNA asal Malaysia Norida Akmal Ayob, 45, akhirnya kembali ke Tanah Jiran dan disambut suka cita oleh keluarga. (Istimewa)
JawaPos.com-Setelah hampir dua dekade terjebak dalam garis kemiskinan di Lombok, Indonesia, Norida Akmal Ayob, 45, akhirnya bisa menghirup udara lega. Perempuan asal Malaysia ini resmi menginjakkan kaki kembali di tanah kelahirannya pada Sabtu (14/2), mengakhiri drama kehidupan selama 18 tahun yang penuh air mata.
Kisah Norida bermula saat ia memutuskan ikut suaminya, seorang Warga Negara Indonesia (WNI), untuk menetap di Lombok. Namun, mimpi indah membina rumah tangga di negeri orang justru berujung pilu.
Kehidupan Norida berubah drastis setelah pernikahannya kandas di tengah jalan. Tanpa sokongan finansial dan keluarga, ia terpaksa melakoni pekerjaan kasar demi menyambung nyawa bersama anak-anaknya.
Wakil Menteri Dalam Negeri Malaysia Shamsul Anuar Nasarah mengungkapkan betapa memprihatinkannya kondisi Norida selama di Indonesia.
"Perkahwinan beliau tidak kekal dan akhirnya beliau hidup sendirian, susah dan daif, mencari rezeki sebagai tukang sapu demi meneruskan hidup bersama anak anak setelah berpisah dengan suaminya yang berkahwin lain," ujar Shamsul dalam unggahan di akun Facebook resminya dikutip Senin (16/2).
Untuk membiayai hidup, Norida harus bekerja sebagai penyapu jalan. Sementara itu, mantan suaminya diketahui telah menikah lagi dan memulai hidup baru, meninggalkan Norida dalam jerat kemiskinan.
Kondisi ekonomi yang sulit berdampak langsung pada pendidikan anak-anak Norida. Shamsul, yang juga Anggota Parlemen Lenggong, mendapatkan laporan langsung dari keluarga Norida di Kampung Bukit Sapi mengenai situasi ini.
"Saya diceritakan bahwa Norida berada dalam keadaan serba kekurangan, anak-anaknya tidak dapat meneruskan sekolah dan hidup susah," ujarnya.
Norida membawa pulang dua orang anak. Anak pertamanya, Nur Fateen Akmadiana, merupakan warga negara Malaysia karena lahir di Negeri Jiran. Namun, anak keduanya, Muhamad Sabani Daniel, berstatus WNI karena lahir di Indonesia.
Proses evakuasi Norida bukan perkara mudah. Dibutuhkan koordinasi intensif antara Kementerian Luar Negeri Malaysia (Wisma Putra), Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, Departemen Imigrasi Malaysia, hingga otoritas imigrasi Indonesia.
Kepulangan Norida disambut langsung oleh Shamsul Anuar di bandara. Kini, setelah 18 tahun merantau dan melewati masa-masa kelam di Lombok, Norida bisa kembali berkumpul dengan keluarga besarnya di Lenggong untuk memulai lembaran baru. (*)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
