
Kecelakaan maut melibatkan turis asal Indonesia di Singapura. (SGRV)
JawaPos.com - Kecelakaan lalu lintas menimpa dua orang Warga Negara Indonesia (WNI) di Singapura. Korban merupakan ibu bernama Raisha Anindra dan seorang anak bernama Sheyna Lashira. Akibat kecelakaan yang terjadi pada Jumat pagi pekan lalu (6/2), Shyena meninggal dunia. Sementara Raisha masih menjalani perawatan di Singapura.
Kecelakaan tersebut menjadi atensi publik di Indonesia. Khususnya para pengguna media sosial. Bukan hanya karena korban adalah WNI, melainkan sikap pengendara mobil yang menabrak kedua korban. Dalam sejumlah unggahan, disebutkan bahwa pengendara tersebut sempat menolak disalahkan. Dia bahkan disebut marah dan menyalahkan korban.
Dilansir dari Antara pada Senin (9/2), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura memastikan telah dan akan terus memberikan pendampingan kepada korban. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah, kecelakaan terjadi saat korban sedang berlibur di Singapura.
”KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi rumah sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” ungkap Heni.
Menurut Heni, KBRI Singapura juga sudah berkomunikasi dengan otoritas setempat untuk memastikan seluruh prosedur administratif ditangani dengan benar, utamanya berkaitan dengan pemulangan jenazah korban ke Indonesia. Dia memastikan, jenazah korban sudah diterbangka ke tanah air dan telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (8/2) di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir.
”KBRI Singapura akan senantiasa berkoordinasi erat, baik dengan pihak otoritas setempat dan keluarga korban kecelakaan, untuk memantau perkembangan penanganan dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” jelasnya.
Kecelakaan yang merenggut nyawa Sheyna terjadi di sekitar Kuil Relik Gigi Budha, Chinatown, Singapura. Pasca kecelakaan itu, otoritas kepolisian setempat langsung bertindak. Heni memastikan bahwa pengendara mobil yang menabrak kedua WNI itu sudah ditahan oleh petugas. Dia merupakan seorang perempuan yang disebut sedang menjemput anaknya dari sekolah.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
