Presiden AS Donald Trump. (Dok. BBC)
JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi global setelah mengklaim Venezuela akan menyerahkan minyak mentah senilai USD 2 miliar kepada Amerika Serikat.
Kesepakatan tersebut disebut Trump sebagai bagian dari negosiasi besar yang berpotensi mengalihkan pasokan minyak Venezuela dari Tiongkok ke AS, sekaligus membantu Caracas menghindari pemangkasan produksi yang lebih dalam.
Dalam pernyataan yang diunggah secara daring, Trump menegaskan minyak Venezuela itu akan dijual sesuai harga pasar, namun pengelolaan dan penggunaan dananya berada di bawah kendalinya sebagai Presiden AS.
“Minyak ini akan dijual dengan harga pasar, dan uangnya akan dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan manfaatnya dirasakan oleh rakyat Venezuela dan Amerika Serikat,” tulis Trump sebagaimana dikutip via Guardian.
Hingga berita ini diturunkan, pemerintah Venezuela maupun perusahaan minyak negara PDVSA belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim tersebut.
Venezuela saat ini diketahui memiliki jutaan barel minyak mentah yang tertahan di kapal tanker dan tangki penyimpanan. Minyak tersebut tak bisa diekspor akibat blokade yang diberlakukan Trump, sebagai bagian dari tekanan politik yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh pasukan AS pada akhir pekan lalu.
Pejabat tinggi Venezuela mengecam penangkapan tersebut sebagai penculikan dan menuding Amerika Serikat berupaya merampas cadangan minyak raksasa negara itu.
Namun, kesepakatan terbaru yang diumumkan Trump justru dipandang sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah Venezuela berada di bawah tekanan serius untuk membuka akses penuh bagi perusahaan minyak AS.
Trump secara terbuka menuntut Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez, agar memberikan akses total kepada Amerika Serikat dan perusahaan swasta terhadap industri minyak Venezuela. Ia juga menunjuk Menteri Energi AS, Chris Wright, sebagai penanggung jawab pelaksanaan kesepakatan tersebut.
Menurut Trump, minyak akan diambil langsung dari kapal-kapal tanker dan dikirim ke pelabuhan AS. Sumber Reuters menyebutkan, pengalihan pasokan ini kemungkinan besar akan memangkas pengiriman yang sebelumnya ditujukan ke Tiongkok.
Tiongkok sendiri selama satu dekade terakhir menjadi pembeli utama minyak Venezuela, terutama sejak AS menjatuhkan sanksi pada 2020 terhadap perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam perdagangan minyak negara Amerika Selatan itu.
Pasar merespons cepat pernyataan Trump. Harga minyak mentah AS tercatat turun lebih dari 1,5 persen setelah pengumuman tersebut, seiring ekspektasi meningkatnya volume minyak Venezuela yang masuk ke pasar AS.
Saat ini, aliran minyak Venezuela ke AS sepenuhnya dikendalikan oleh Chevron, mitra utama PDVSA, berdasarkan izin khusus dari pemerintah AS. Chevron dilaporkan mengekspor sekitar 100.000 hingga 150.000 barel per hari dan menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu mengirim minyak Venezuela tanpa gangguan dalam beberapa pekan terakhir.
Namun, masih belum jelas apakah Venezuela akan memperoleh akses langsung ke hasil penjualan minyak tersebut. Sanksi AS membuat PDVSA terisolasi dari sistem keuangan global, dengan rekening bank dibekukan serta larangan transaksi dolar AS.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
