
Halimah Yacob memutuskan tidak akan mencalonkan diri lagi untuk periode kedua sebagai Presiden Singapura.
JawaPos.com – Menjadi Presiden Singapura selama enam tahun sudah cukup bagi Halimah Yacob. Pada Senin (29/5) dia memutuskan tidak akan mencalonkan diri lagi untuk periode kedua. Masa jabatan Halimah berakhir 13 September mendatang. Pemilihan presiden selanjutnya dilaksanakan saat itu.
’’Setelah mempertimbangkan dengan sangat hati-hati, saya telah memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali,’’ ujar Halimah seperti dikutip The Straits Times.
Halimah merasa terhormat bisa melayani penduduk sebagai presiden kedelapan selama enam tahun terakhir. Presiden perempuan pertama Singapura itu menyadari tanggung jawab kepresidenan yang luar biasa ketika menjabat sejak 2017. Dia berusaha sebaik-baiknya untuk memenuhi tanggung jawabnya.
’’Tujuan saya adalah membantu menciptakan masyarakat yang lebih peduli dan berbelas kasih,’’ kata politikus 68 tahun itu. Dalam perjalanannya, dia didukung banyak warga Singapura yang memiliki keyakinan yang sama dengannya.
Selama menjabat, Halimah berfokus pada pemberdayaan penyandang disabilitas, membangun masyarakat yang inklusif secara digital, mendukung pengasuh, dan beberapa lainnya. Jadwal mingguannya penuh dengan kunjungan ke lembaga layanan sosial, organisasi nirlaba, dan perusahaan yang mempromosikan kegiatan yang didukung. Dia juga memperjuangkan berbagai isu, termasuk kesetaraan gender dan melindungi pekerja yang lebih tua.
Halimah terpilih pada 2017 tanpa pemilihan. Sebab, tidak ada kandidat Melayu lain yang memenuhi syarat. Saat itu pemilihan presiden memang diperuntukkan bagi komunitas Melayu karena mereka tidak memiliki anggota yang menjadi presiden dalam lima periode terakhir.
’’Presiden Halimah memperjuangkan masyarakat yang berakar pada empati dan kebaikan serta selalu memberikan perhatian khusus kepada kelompok yang kurang beruntung dan rentan,’’ ujar Wakil Perdana Menteri Lawrence Wong setelah mengetahui bahwa Halimah tidak akan mencalonkan diri lagi. (sha/c19/hud)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
