Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 November 2016 | 01.12 WIB

Ternyata, Di Dunia Nyata Juga Ada Putri Tidur. Ini Dia...

NGANTUK: Beth Goodier tertidur bersama kucingnya. Kekasih Beth, Dan. - Image

NGANTUK: Beth Goodier tertidur bersama kucingnya. Kekasih Beth, Dan.

JawaPos.com – Putri Tidur alias Sleeping Beauty sepertinya tidak hanya tokoh rekaan. Di dunia nyata, ada perempuan yang mengalami sindrom tidur nyenyak sepanjang waktu. Namanya, Beth Goodier.



Warga Inggris Raya itu seharusnya sekarang sudah lulus universitas dan menjalani pelatihan sebagai psikolog anak. Namun, perempuan cantik nan pintar dengan rasa percaya diri tinggi serta mudah bergaul itu malah menghabiskan banyak waktu untuk tidur lelap.



Lima tahun lalu saat usianya memasuki 17 tahun, Beth jatuh tertidur. Tidur sangat nyenyak sampai enam bulan. Selama 22 jam per hari, Beth akan tidur dan akan bangun --namun dalam kondisi tidur-- untuk ke toilet dan makan serta minum. Selama lima tahun terakhir, ibu Beth, Janine, menghitung kalau anaknya sudah menghabiskan 75 persen waktunya untuk tidur.



Beth yang sekarang berusia 22 tahun adalah satu dari 100 anak muda Inggris yang didiagnosis menderita sindrom Kleine-Levin syndrome (KLS) alias sindrom Sleeping Beauty. Sindrom tersebut umumnya menyerang anak muda. Rata-rata, mereka mengalaminya saat usia 16 tahun dan bertahan selama 13 tahun.



Saat ini, Beth juga menjalani episode tidur lelap selama dua setengah bulan. Tidak ada yang bisa membangunkannya. ”Suara kencang, obat, bujukan, atau apa pun, tidak menganggunya,” ulas Jenine. Jadi, Beth menghabiskan waktu dengan pakai piyama di kasur atau sofa.



Kadang-kadang, saat sedang bangun, dia akan pergi ke Stockport, Cheshire, untuk bertemu dokter. ”Kami akan menggunakan kursi roda karena Beth terlalu lelah untuk berjalan,” kata perempuan 48 tahun itu. Janine berharap putrinya segera pulih dan melewati masa-masa keemasannya.



Dikisahkan Jenine, Beth awalnya mengalami kelelahan parah. Dia berpikir, itu karena Beth terlalu banyak aktivitas. Sampai suatu sore, Beth jatuh tertidur di sofa dan tidak bisa dibangunkan. Ketika coba dibangunkan, Beth seolah tidak mendengar dan malah mendengkur lembut.



Walau demikian, Beth pun punya kekasih yang ditemuinya tiga tahun lalu saat sedang tidak tertidur. Dan, nama kekasihnya, adalah guru sekolah dasar berusia 25 tahun. ”Dan akan datang ke rumah hampir setiap hari dan duduk di samping Beth. Dia berbicang ini itu meski Beth tetap tidur. Saat Beth bangun, mereka akan pergi berkencan.”



Jenine awalnya menduga otak Beth bermasalah. ”Ada tumor atau semacamnya. Namun, setelah dicek, semua bersih dan baik-baik saja,” kata Jenine. Nanti, saat Beth bangun, dia seolah tidak sedang sakit atau habis tidur panjang.



”Dia tidak tahu kalau dia sudah tidur lama dan tidak melakukan apa pun,” tambah Jenine seperti dilansir Daily Mail. Namun, itu pun membuat Beth frustrasi. ”Yang paling menyedihkan bagi kami adalah saat semua teman kuliahnya sudah lulus. Dia bangun dan menyadari kalau dia harusnya menjadi salah satu dari mereka. Dia sangat sedih. Saya pun sedih.” (*/tia)



Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore