
Ratusan kendaraan terapung akibat badai dan banjir di Filipina (Dok. The Associated Press)
JawaPos.com - Topan Kalmaegi atau yang disebut Tino oleh masyarakat lokal Filipina telah mendarat dua kali sejak Selasa dini hari di wilayah Visayas. Menurut Geophysical and Astronomical Services Administration (Pagasa) sebagaimana dilansir dari Philippine Atmospheric, terdapat delapan daerah yang berada di bawah Peringatan Angin Topan Tropis Nomor 4. Pendaratan Topan Kalmaegi yang pertama terjadi pada tengah malam di Kota Silago, Leyte. Pendaratan keduanya terjadi pada pukul 05.10 WIB di Borbon, Cebu.
Kalmaegi terakhir terlihat di perairan pesisir kota Jordan di provinsi Guimaras tengah dengan kecepatan angin berkelanjutan 130 kph (81 mph) dan hembusan hingga 180 kph (112 mph). Badai diperkirakan akan bergerak ke Laut Cina Selatan pada Selasa malam atau Rabu dini hari setelah menghantam provinsi Palawan barat.
Meskipun badai telah melemah sejak mendarat di daratan pada Selasa dini hari, badai tersebut terus menerjang negara dengan kecepatan angin berkelanjutan 87 mph dan hembusan angin hingga 121 mph.
Mengutip dari Skynews, disebutkan bahwa Topan Kalmaegi telah menewaskan setidaknya 26 orang di Filipina, sebagian besar akibat banjir yang dipicu oleh badai tersebut. Banjir mulai melanda bagian tengah negara itu pada Selasa (04/11/2025). Menurut pejabat tanggap bencana, Air banjir menjebak puluhan orang di atap rumah mereka dan menenggelamkan mobil-mobil.
Sebuah helikopter Angkatan Udara Filipina dengan lima awak di dalamnya jatuh dalam sebuah insiden dan terpisah di provinsi Agusan del Sur bagian selatan saat terbang untuk membantu memberikan bantuan kemanusiaan kepada provinsi-provinsi yang dilanda Kalmaegi.
Komando Timur Mindanao Angkatan Bersenjata Filipina dalam sebuah pernyataan mengatakan helikopter Super Huey tersebut jatuh di dekat kota Loreto, dan saat ini sedang dilakukan upaya untuk menemukan personel Angkatan Udara yang berada di dalamnya.
Pejabat militer tidak memberikan rincian lain tentang kecelakaan tersebut, termasuk kondisi lima personel Angkatan Udara yang berada di dalamnya dan apa yang mungkin menjadi penyebab kecelakaan.
Bernardo Rafaelito Alejandro IV, wakil administrator Kantor Pertahanan Sipil, mengatakan bahwa setidaknya 26 orang dilaporkan tewas, dan banyak di antaranya tewas akibat banjir di provinsi Cebu dan provinsi pulau tengah lainnya yang dihantam Kalmaegi.
Mengutip dari The Associated Press, Gwendolyn Pang sebagai Sekretaris Jenderal Palang Merah Filipina, mengatakan bahwa sejumlah warga terjebak di atap rumah mereka akibat banjir di kota pesisir Liloan di Cebu, dan menambahkan bahwa mobil-mobil terendam banjir atau terapung di komunitas lain di Cebu.
"Kami menerima begitu banyak panggilan dari orang-orang yang meminta kami menyelamatkan mereka dari atap dan rumah mereka, tetapi itu tidak mungkin. Ada begitu banyak puing-puing, Anda melihat mobil-mobil mengapung, jadi kami harus menunggu banjir surut," kata Pang, Selasa pagi.
Provinsi Cebu masih dalam proses pemulihan dari gempa bumi berkekuatan 6,9 magnitudo pada 30 September yang menewaskan setidaknya 79 orang dan mengungsi ribuan orang akibat rumah-rumah yang runtuh atau rusak parah.
Di Eastern Samar, yang merupakan salah satu provinsi timur tengah yang pertama kali dihantam Kalmaegi pada Selasa pagi, disebut bahwa angin kencang merusak sekitar 300 gubuk pedesaan di pulau Homonhon, tetapi tidak ada laporan korban tewas atau luka-luka, ucap Wali Kota Annaliza Gonzales Kwan.
"Tidak ada banjir sama sekali, hanya angin kencang. Kami baik-baik saja. Kami akan melewati ini. Kami sudah melalui banyak hal, dan yang lebih besar dari ini," kata Kwan kepada AP melalui telepon.
Filipina dilanda sekitar 20 topan dan badai setiap tahun. Negara ini juga sering dilanda gempa bumi dan memiliki lebih dari selusin gunung berapi aktif, menjadikannya salah satu negara paling rentan bencana di dunia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
