
Serangan terbaru Israel di Gaza cederai komitmen gencatan senjata. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Pemerintah Israel kembali memicu kontroversi setelah mengumumkan rencana pembahasan dan pemungutan suara atas rancangan undang-undang (RUU) yang akan memungkinkan hukuman mati dijatuhkan terhadap warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.
Mengutip Middle East Monitor, langkah ini disebut sebagai hasil tekanan politik dari Menteri Keamanan Nasional sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, yang mengancam menarik dukungannya terhadap koalisi jika RUU tersebut tidak segera disahkan.
Kepastian pembahasan itu disampaikan melalui pernyataan resmi Ofir Katz, Ketua Koalisi dalam pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, pada Senin (27/10) malam.
Katz menyebutkan bahwa pertemuan telah digelar antara Ketua Komite Keamanan Nasional Tzvika Foghel, dirinya, dan penasihat hukum Knesset Sagit Afik, yang menghasilkan kesepakatan untuk melanjutkan pembahasan ulang terkait 'undang-undang hukuman mati bagi teroris', merujuk pada para tahanan dan warga Palestina.
“Koalisi berkomitmen penuh untuk segera mengesahkan undang-undang ini,” ujar Katz dalam pernyataannya.
Sementara itu, Ben-Gvir, yang dikenal dengan retorika kerasnya terhadap warga Palestina, menyambut gembira keputusan tersebut.
“Saya mengucapkan selamat kepada Ketua Koalisi Ofir Katz atas deklarasi bahwa pemungutan suara terhadap undang-undang hukuman mati akan berlangsung pekan depan setelah pembahasan ulang," kata dia.
"Saya juga berterima kasih kepada anggota Komite Keamanan Nasional, khususnya MK Tzvika Foghel dari Partai Otzma Yehudit, atas upaya mereka yang tak kenal lelah mendorong undang-undang ini,” kata Ben-Gvir penuh kegembiraan seolah nyawa warga Palestina tidak ada harganya.
Rencana hukuman mati ini langsung menuai kecaman luas dari kelompok HAM internasional, yang menilai kebijakan tersebut berpotensi memperdalam konflik dan menyalahi prinsip keadilan.
Banyak pihak menilai, inisiatif ini merupakan bagian dari strategi politik Ben-Gvir untuk menguatkan posisi sayap kanan ekstrem di pemerintahan Netanyahu, yang tengah menghadapi tekanan besar akibat perang berkepanjangan dan krisis politik domestik.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
