Warga Korea Selatan terlibat secara sukarela dalam penipuan daring (X @phnompenhpost)
JawaPos.com - Penggerebekan besar-besaran terhadap pusat penipuan daring di Phnom Penh, Kamboja, menarik perhatian sejumlah anggota parlemen Korea Selatan dengan turun langsung ke lokasi guna memastikan fakta di balik dugaan keterlibatan warga negaranya dalam operasi ilegal itu.
Dilansir dari The Phnom Penh Posts, Kamis (23/10), delegasi parlemen Korea Selatan yang dipimpin oleh anggota oposisi Kim Seok-ki melakukan kunjungan ke lokasi penggerebekan pusat dugaan penipuan daring di desa Preypopel, komune Samrong Krom, distrik Por Senchey, Phnom Penh.
Penggerebekan itu dilakukan pada 22 Oktober 2025 oleh otoritas Kamboja melalui Komite Pemberantasan Kejahatan Teknologi (CCTC).
Dalam operasi itu, pihak berwenang berhasil mengamankan 86 warga asing yang terdiri atas 57 warga Korea Selatan dan 29 warga Tiongkok, termasuk lima perempuan.
Selain itu, polisi juga menyita 126 komputer dan 30 ponsel yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas kejahatan siber.
Selama kunjungan, para anggota parlemen Korea Selatan diperlihatkan barang bukti yang disita, termasuk hasil analisis forensik dari perangkat elektronik itu.
Menurut pernyataan resmi CCTC, setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa para warga Korea yang terlibat bukan dipaksa atau ditahan, melainkan secara sukarela terlibat dalam kegiatan ilegal itu.
"Setelah menerima informasi ini dan secara langsung meninjau lokasi kejadian, delegasi anggota parlemen Korea diberitahu bahwa para warga Korea tidak ditahan atau dipaksa oleh siapa pun, mereka melakukan kegiatan ilegal itu atas kehendak mereka sendiri," ujar CCTC.
Pihak delegasi Korea Selatan mengapresiasi upaya otoritas Kamboja dalam menindak kejahatan teknologi dan meminta agar pemerintah Kamboja terus melakukan penindakan serupa, sambil memastikan perlindungan bagi warga yang mungkin dipaksa ikut dalam operasi penipuan.
Kim Seok-ki juga menegaskan akan melaporkan hasil temuan ini ke parlemen Korea Selatan untuk mencegah kesalahpahaman terkait peran Kamboja dalam kasus penipuan daring lintas negara.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
