Asap mengepul di Kota Gaza Palestina pada 7 Oktober 2025 (Dok. Al Jazeera)
JawaPos.com-Pemerintah Indonesia turut menyambut baik gencatan senjata fase pertama di Gaza. Diharapkan, kesepakatan ini berlanjut hingga penghentian kekerasan secara permanen.
Apresiasi turut menyampaikan apresiasi terhadap negara-negara yang menjadi mediator dalam kesuksesan gencatan senjata antara Israel dan Hamas kali ini. “Indonesia sampaikan penghargaan atas mediasi yang dilakukan AS, Mesir, Qatar dan Turki,” tulis Kementerian Luar Negeri RI (Kemlu) dalam keterangan resminya Jumat (10/10).
Namun, lebih dari itu, Indonesia menekankan pentingnya pelaksanaan setiap butir kesepakatan gencatan senjata dengan penuh itikad baik. Tak ada pihak-pihak yang melanggar poin-poin yang telah disepakati.
Selain itu, momen ini dinilai menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat internasional untuk memulai kembali proses perdamaian di Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara. Sehingga, dapat terwujud berdirinya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, sesuai resolusi dan hukum internasional yg telah disepakati.
Lebih lanjut, gencatan senjata antara Israel dan Hamas ini diharapkan turut berdampak pada dibukanya akses bantuan kemanusiaan secara luas dan segera. Sehingga, bantuan dari Indonesia maupun dunia bisa disalurkan untuk masyarakat terdampak.
“Indonesia siap berpartisipasi aktif dalam mendukung proses rekonstruksi Gaza,” tegas Kemlu.
Dikutip dari Reuters, Jumat (10/10), Pasukan Israel dilaporkan mulai mundur dari beberapa wilayah Gaza usai kesepakatan gencatan senjata berhasil disepakati kedua belah pihak.
Sejumlah penduduk pun terpantau kembali ke permukiman yang hancur di tengah kebingungan mengenai kapan permusuhan akan dihentikan setelah dua tahun perang. “Alhamdulillah rumah saya masih berdiri,” ujar Ismail Zayda, 40, salah satu warga Gaza mengaku bersyukur rumahnya masih berdiri.
Walaupun hatinya ikut hancur melihat daerah pemukimannya telah binasa, termasuk rumah tetangganya di daerah Sheikh Radwan di Kota Gaza.
“Apakah sudah berakhir? Mereka bilang sudah. Mengapa tidak ada yang keluar dan memberi tahu kami apakah ada gencatan senjata dan kami bisa berhenti takut?” tuturnya.
Pemerintah Israel telah menyetujui gencatan senjata dengan Hamas pada Jumat dini hari. Kesepakatan ini kemudian membuka jalan bagi penghentian perang di Gaza dalam waktu 24 jam dan pembebasan sandera Israel yang ditahan dalam waktu 72 jam setelahnya.
Seperti diketahui, gencatan senjata tahap pertama ini merupakan inisiatif Presiden AS Donald Trump. Proses mediasi sudah berjalan sejak bulan lalu. Bahkan, saat proses mediasi berlangsung, Israel sempat mencederai proses yang berjalan dengan menyerang perwakilan Hamas di Qatar saat itu. (*)

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
