
Sushila Karki, Perdana Menteri baru Nepal setelah seminggu penuh demo yang rusuh. (Reuters).
JawaPos.com - Nepal resmi mencatat sejarah baru dengan melantik Sushila Karki sebagai perdana menteri perempuan pertama negara itu. Mantan Ketua Mahkamah Agung tersebut resmi diambil sumpah jabatannya pada Jumat (12/9) malam, menggantikan KP Sharma Oli yang mundur setelah diguncang aksi protes besar-besaran generasi muda.
Karki akan memimpin pemerintahan sementara hingga pemilihan umum digelar pada 5 Maret 2026. Penunjukannya menjadi simbol penting bagi perubahan politik Nepal, sekaligus membuka babak baru keterlibatan perempuan dalam kepemimpinan nasional.
Sebagaimana diketahui, gelombang protes generasi Z yang meledak pada awal pekan memicu runtuhnya pemerintahan Oli. Puluhan ribu demonstran, mayoritas berusia di bawah 30 tahun, turun ke jalan menentang larangan penggunaan media sosial serta menyoroti praktik korupsi dan nepotisme di kalangan elite politik.
Bentrok dengan aparat menjadi salah satu yang paling berdarah dalam sejarah Nepal, dengan 21 warga sipil tewas akibat tembakan peluru tajam. Situasi memanas hingga parlemen dan rumah dinas perdana menteri dibakar, sebelum akhirnya Oli mengundurkan diri.
Mengutip Guardian, Sushila Karki bukan nama baru di dunia hukum dan politik Nepal. Pada 2016, ia menorehkan sejarah sebagai kepala hakim agung perempuan pertama dan dikenal karena sikap tegas melawan korupsi.
Sejumlah putusan penting yang ia jatuhkan pernah menyeret pejabat tinggi, termasuk menteri dan perwira polisi senior.
Setelah pensiun dari Mahkamah Agung, Karki aktif dalam gerakan sipil dan vokal mengkritisi praktik politik yang dianggap merugikan rakyat. Reputasinya sebagai tokoh bersih dan tegas membuatnya diterima luas oleh kelompok demonstran, termasuk walikota muda Kathmandu, Balendra Shah, yang ikut menyuarakan dukungan.
Meskipun awalnya mendapat penolakan dari partai-partai mapan, penunjukan Karki akhirnya disepakati setelah militer memperingatkan kemungkinan diberlakukannya keadaan darurat jika kebuntuan politik tidak segera diatasi.
Kini, Karki menghadapi tantangan besar: meredakan ketegangan, menjaga stabilitas, sekaligus menyiapkan pemilu yang diperkirakan menjadi momen penting bagi arah baru politik Nepal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022