Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 23.35 WIB

Turkish Delight: Permen Manis Khas Turki yang Memilki Manfaat Kesehatan

Berbagai macam Turkish Delight, permen unik khas Turki (Dok. Lokum) - Image

Berbagai macam Turkish Delight, permen unik khas Turki (Dok. Lokum)

JawaPos.com - Jika bicara soal kuliner khas Turki, salah satu yang paling ikonik tentu adalah Turkish Delight atau dalam bahasa lokal disebut Lokum. Permen manis bertekstur kenyal ini sudah menjadi bagian dari budaya kuliner Turki selama berabad-abad, bahkan kini dikenal luas di berbagai belahan dunia.

Dilansir dari laman White Takers, Turkish Delight dibuat dari campuran sederhana gula dan pati yang dimasak hingga menjadi adonan lengket seperti gel. Setelah mengeras, adonan dipotong kecil berbentuk kubus, lalu ditaburi gula halus, krim tartar bubuk, atau parutan kelapa kering agar tidak lengket. Teksturnya lembut, kenyal, dan meleleh begitu saja di mulut.

Sejarah Panjang Lokum

Menurut The Mediterranean Dish, lokum memiliki akar yang erat dengan tradisi kuliner Kesultanan Utsmaniyah dan kemudian menyebar ke Timur Tengah hingga Balkan dengan berbagai variasi. 

Nama "lokum" berasal dari bahasa Arab luqma yang berarti "suapan kecil" Dahulu permen ini dikenal sebagai rahat-ul hulkum atau "rahat lokum", karena dipercaya menenangkan tenggorokan dan mudah ditelan.

Pada awalnya, Turkish Delight dibuat dengan pemanis alami seperti madu atau molase. Namun, sejak abad ke-18, gula rafinasi mulai digunakan dan menjadi bahan utama. Haci Bekir, seorang pembuat permen ternama di Istanbul, dikenal sebagai tokoh yang mempopulerkan Turkish Delight modern berkat penggunaan gula putih dan tepung jagung. Ia bahkan dipercaya pernah dipanggil ke Istana Topkapi untuk membuat versi terbaik dari permen ini.

Seiring waktu, tambahan bahan seperti air mawar dan mastic (getah pohon yang biasa dipakai pada es krim maupun manisan) memberi aroma khas dan tekstur lebih kenyal pada Lokum.

Ragam Rasa Turkish Delight

Turkish Delight hadir dalam beragam rasa dan bentuk. Menurut Tastepak, beberapa varian yang paling populer antara lain pistachio, rose, lemon, pomegranate, hingga coconut.

Sebagai salah satu produsen pistachio terbesar di dunia, Turki memang identik dengan varian pistachio. Lokum jenis ini biasanya hadir dalam bentuk gulungan maupun potongan kubus yang ditaburi kacang hijau khas negeri tersebut.

Selain itu, ada pula varian klasik nan mewah, yakni rose. Potongan kubus berwarna merah muda dengan aroma air mawar ini kerap dilapisi gula bubuk atau kelopak mawar kering. Tidak sulit menemukannya di toko manisan hingga bazar rempah di Istanbul.

Bagi pecinta rasa segar, varian lemon menjadi pilihan populer. Sensasi asam manisnya memberikan pengalaman berbeda saat menikmati Lokum.

Sesuai dengan julukan Turki sebagai negeri delima, pomegranate juga menjadi salah satu favorit. Biasanya varian ini dilapisi buah kering seperti barberry atau dipadukan dengan taburan kacang pistachio.

Untuk yang menyukai rasa manis dengan sentuhan tropis, varian coconut bisa jadi pilihan. Lokum ini sering dikombinasikan dengan isian kacang maupun cokelat hazelnut, menghasilkan rasa unik yang menggoda.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore