
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. (AP Photo/Efrem Lukatsky).
JawaPos.com - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menolak tawaran Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menggelar pertemuan di Moskow. Ia menyebut pilihan tempat yang diajukan Kremlin itu sebagai tanda bahwa Rusia tidak sungguh-sungguh berniat membuka jalan menuju perdamaian.
Dalam wawancara dengan ABC News, Zelenskyy menegaskan tidak mungkin baginya datang ke ibu kota negara yang disebutnya sebagai “teroris”, sementara Ukraina setiap hari masih digempur rudal dan serangan udara.
“Saya tidak bisa pergi ke ibu kota teroris ini. Ukraina masih berada di bawah serangan rudal setiap hari,” tegas Zelenskyy.
Sebagai gantinya, ia mengundang Putin untuk datang ke Kyiv jika memang serius ingin membahas tentang upaya perdamaian kedua negara yang sejak dua tahun lalu berperang itu.
Dorongan agar Putin dan Zelenskyy bertemu langsung sebelumnya disuarakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Pertemuan bilateral atau trilateral antara kedua pemimpin bahkan menjadi salah satu tujuan utama Trump dalam pertemuannya dengan Putin di Alaska bulan lalu.
Trump menyebut pertemuan itu akan digelar setelah Zelenskyy lebih dulu berkunjung ke Washington dan bertemu para pemimpin Eropa. Namun hingga kini, Rusia terus mengajukan syarat tambahan, sembari meningkatkan serangan ke berbagai kota Ukraina.
Pekan ini, Putin menyatakan dirinya siap bertemu Zelenskyy, tetapi hanya di Moskow. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, menambahkan undangan itu ditujukan untuk 'berdialog, bukan menyerah'.
Zelenskyy merespons sinis, dengan mengatakan bahwa undangan ke Moskow justru memperlihatkan niat Rusia agar pertemuan itu tidak benar-benar terjadi.
Sayangnya, pada Minggu (7/9) kemarin, xi tengah tarik-menarik diplomasi, Ukraina kembali menjadi sasaran gempuran intensif Rusia.
Zelenskyy mengungkapkan bahwa selama lima hari pertama September saja, Rusia telah melancarkan lebih dari 1.300 drone, hampir 900 bom berpemandu, dan sekitar 50 rudal berbagai jenis. Serangan itu menghantam sedikitnya 14 wilayah di Ukraina.
“Rusia berusaha memperpanjang perang, menjadikan diplomasi sebagai sebuah sandiwara,” kata Zelenskyy.
Ia menyerukan agar mitra internasional Ukraina memperkuat sanksi terhadap Moskow, menambah pasokan senjata, serta memperketat pembatasan terhadap perdagangan minyak dan gas Rusia.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
