Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Agustus 2025 | 07.04 WIB

Tiongkok Canangkan Program 'AI Plus', Ingin Ciptakan Negara dengan Sistem Ekonomi Cerdas pada 2035

Ilustrasi pemerintah Tiongkok canangkan program - Image

Ilustrasi pemerintah Tiongkok canangkan program

JawaPos.com - Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah menunjukkan kemampuannya untuk memecahkan masalah kompleks dalam beberapa skenario dunia nyata. 

Dikutip dari China Daily, peran AI dalam mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan produktivitas semakin jelas dan konkret.

Latar belakang inilah yang mendorong Pemerintah Tiongkok mengeluarkan pedoman pada hari Selasa (26/8) untuk melaksanakan inisiatif program "AI Plus."

Guna mempromosikan integrasi AI yang luas dan mendalam di berbagai bidang untuk mempercepat pengembangan kekuatan produktif berkualitas baru.

Menurut pedoman yang dikeluarkan oleh Dewan Negara, Kabinet Tiongkok, negara akan meningkatkan penerapan AI dalam sains dan teknologi, pengembangan industri, peningkatan konsumsi, kesejahteraan masyarakat, tata kelola pemerintahan, dan kerja sama global.

Pada tahun 2027, Tiongkok bertujuan untuk mencapai kemajuan signifikan dalam integrasi mendalam AI di enam bidang utama ini, dengan tingkat penetrasi terminal cerdas generasi baru dan agen AI diperkirakan akan melampaui 70 persen.

Pada tahun 2030, AI diperkirakan akan memberdayakan pembangunan berkualitas tinggi Tiongkok di semua lini industri, dengan tingkat penetrasi terminal pintar generasi berikutnya dan agen AI melebihi 90 persen.

Pada tahun 2035, Tiongkok bermaksud untuk memasuki tahap baru ekonomi cerdas dan masyarakat cerdas secara komprehensif, memberikan dukungan kuat untuk mewujudkan modernisasi sosialis.

Sejak AI membuktikan potensinya untuk meningkatkan pembangunan sosial ekonomi dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan munculnya DeepSeek awal tahun ini, pemerintah Tiongkok secara aktif berupaya memperluas penerapan AI di industri, layanan publik, dan tata kelola pemerintahan.

Pedoman yang dikeluarkan pada hari Selasa dapat dilihat sebagai langkah konkret pemerintah untuk mewujudkan visi AI-nya menjadi tindakan.

Evolusi pesat teknologi AI dan promosi yang gencar dalam hal penerapan secara komersial berskala besar dapat sepenuhnya memanfaatkan keunggulan Tiongkok. 

Adapun guna mendorong popularisasi yang cepat dan integrasi mendalam AI di semua sektor pembangunan ekonomi dan sosial, menciptakan siklus positif di mana inovasi mendorong aplikasi dan aplikasi menumbuhkan inovasi.

Memperkuat integrasi AI yang luas dan mendalam di berbagai sektor akan membantu transformasi dan peningkatan industri tradisional.

Juga membuka jalan baru bagi pengembangan industri strategis yang sedang berkembang dan masa depan, memberdayakan pembangunan berkualitas tinggi, dan memastikan manfaat pengembangan AI dinikmati oleh seluruh masyarakat.

Misalnya, dalam hal dokter, kekuatan AI tidak hanya terletak pada kemampuannya membantu diagnosis pasien secara cepat, tetapi juga pada potensi replikasi skala besar. 

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore