Dubai, UEA masuk daftar kota dengan polusi udara terburuk di dunia (Dok. IQAir)
JawaPos.com - Dubai, Uni Emirat Arab, masuk daftar kota dengan polusi udara terburuk di dunia pada Sabtu (23/8) malam. Data yang dirilis pukul 23.30 waktu setempat menunjukkan kualitas udara berada pada level tidak sehat, dipicu oleh tingginya konsentrasi PM2.5 yang mendominasi atmosfer kota.
Menurut laporan IQAir, kondisi ini berisiko menimbulkan gangguan kesehatan serius. Mulai dari masalah pernapasan, memperburuk penyakit jantung, hingga menurunkan fungsi paru-paru, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Untuk menjaga kesehatan, warga diimbau membatasi aktivitas luar ruangan, menutup rapat jendela rumah, mengenakan masker jika terpaksa keluar, serta menggunakan penyaring udara di dalam ruangan. IQAir mengingatkan bahwa kualitas udara bersifat dinamis, bisa berubah sewaktu-waktu layaknya cuaca, meski saat ini Dubai menjadi kota besar dengan tingkat pencemaran tertinggi.
Lonjakan polusi ini dipicu oleh partikel debu gurun dan aktivitas manusia. PM2.5 yang terhirup dapat masuk ke paru-paru hingga aliran darah, meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, hingga penyakit jangka panjang. Suhu ekstrem dan kondisi kering juga memperburuk situasi karena polutan terperangkap di udara.
"Suhu tinggi sekitar 46°C (115°F) dan kondisi kering membatasi penyebaran polutan, tetapi kualitas udara berfluktuasi setiap hari, kejadian yang tidak biasa ini ada dalam tren yang lebih luas, mengingatkan kita untuk memantau dan melindungi kesehatan secara proaktif," tulis IQAir dalam laman resminya.
IQAir juga menyebutkan bahwa faktor utama penyebab polusi di Dubai datang dari badai pasir, lalu lintas kendaraan padat, aktivitas industri, proyek konstruksi, hingga penggunaan bahan bakar fosil. Kombinasi ini membuat kualitas udara semakin sulit dikendalikan.
"Kualitas udara yang buruk di Dubai saat ini disebabkan oleh debu gurun yang berasal dari badai yang sering terjadi dan hembusan pasir, emisi kendaraan dari lalu lintas yang padat, aktivitas industri, lokasi konstruksi, dan penggunaan bahan bakar fosil."
Cara Melindungi Diri dari Udara yang Buruk
Dilansir dari American Lung Association, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari kualitas udara yang buruk diantaranya:

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
