Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 17.21 WIB

Cypin, Protein Otak yang Bisa Perkuat Ingatan dan Kemampuan Belajar Menurut Temuan Rutgers University

Ilustrasi otak manusia dengan sambungan sinaps yang aktif, menggambarkan peran protein cypin dalam memperkuat komunikasi antar neuron. (Dok. Canva) - Image

Ilustrasi otak manusia dengan sambungan sinaps yang aktif, menggambarkan peran protein cypin dalam memperkuat komunikasi antar neuron. (Dok. Canva)

JawaPos.com – Peneliti dari Rutgers University, Amerika Serikat, berhasil menemukan peran penting sebuah protein otak bernama cypin yang diyakini dapat memperkuat ingatan dan kemampuan belajar. Temuan ini membuka peluang baru untuk mengembangkan terapi bagi penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson, serta cedera otak traumatis.

Dikutip dari Science Advances, tim peneliti menemukan bahwa cypin berperan menjaga kestabilan sambungan antarsel otak atau sinaps. Sinaps adalah “jalur komunikasi” tempat neuron mengirim dan menerima sinyal. Kestabilan sinaps sangat krusial untuk proses belajar dan mengingat.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa terapi yang menargetkan cypin berpotensi memperbaiki hubungan antarsel otak, sehingga kemampuan berpikir dan mengingat bisa meningkat,” ujar Bonnie Firestein, profesor di Departemen Biologi Sel dan Neurosains, Rutgers University, seperti dikutip dari laporan resmi.

Cara Cypin Menjaga Komunikasi Otak

Selama lebih dari 20 tahun, Firestein meneliti cypin. Hasil terbaru menunjukkan protein ini membantu menempelkan “penanda molekuler” pada protein di sinaps. Penanda tersebut memastikan protein berada di posisi yang tepat sehingga sinyal antar neuron bisa tersampaikan dengan efisien.

Tak hanya itu, cypin juga berinteraksi dengan proteasome, kompleks protein yang berfungsi memecah protein rusak atau tidak diperlukan.

Saat cypin menempel pada proteasome, proses pemecahan melambat sehingga protein tertentu bisa menumpuk. Penumpukan ini justru menguntungkan karena mendukung komunikasi antarsel otak.

Memperkuat Ingatan Lewat Dukungan Sinaps

Penelitian juga menunjukkan bahwa kadar cypin yang lebih tinggi meningkatkan jumlah protein penting di sinaps. Protein ini menjadi bahan bakar utama bagi proses belajar dan memori.

Cypin bahkan mampu meningkatkan aktivitas protein lain bernama UBE4A, yang juga berperan dalam proses penandaan molekuler tersebut.

Menurut laporan dari ScitechDaily, temuan ini bersifat penelitian dasar, namun potensinya untuk diterapkan di bidang klinis sangat besar. Firestein dan timnya saat ini tengah mengembangkan penelitian translasi, jenis riset yang menjembatani temuan laboratorium menjadi terapi nyata.

Karena sinaps sering terganggu pada penyakit seperti Alzheimer dan Parkinson, serta pada kasus cedera otak, cypin dipandang sebagai target menjanjikan untuk memulihkan atau memperkuat fungsi otak.

Kemampuan cypin mendorong plasticity, yakni kelenturan sinaps untuk menguat atau melemah seiring waktu, dinilai penting untuk melawan kerusakan pada jaringan saraf.

Penelitian ini mendapat dukungan dari National Institutes of Health (NINDS), Coalition for Brain Injury Research, serta beberapa donor pribadi.

(*)

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore