
Pemandangan pulau Pheasant, yang terletak di sungai Bidasoa, menunjukkan perbatasan antara Prancis dan Spanyol. (Google Earth)
JawaPos.com - Sebuah pulau kecil di Eropa yang terletak di antara Spanyol utara dan Prancis Selatan, secara unik akan berganti kewarganegaraan setiap enam bulan sekali.
Bukan karena berpindah-pindah tempat, namun karena sebuah perjanjian unik berusia tiga abad yang disepakati antara kedua negara tersebut.
Pulau tersebut bernama Pheasant, sebuah tempat tidak berpenghuni sepanjang 660 kaki di sungai Bidasoa, akan berpindah-pindah antara kota Irun di Spanyol dan kota Hendaye di Prancis.
Serah terima yang dilakukan dua kali setahun, ditandai dengan parade militer formal, bermula dari Treaty of the Pyrenees atau Perjanjian Pyrenees.
Perjanjian yang tidak biasa ini, yang ditandatangani pada tanggal 7 November 1659, mengakhiri perang Prancis-Spanyol dan menetapkan pulau terpencil itu sebagai perbatasan antara kedua negara.
Secara efektif menempatkan sebagian kecil wilayah itu, di bawah kendali Spanyol dari tanggal 1 Februari hingga 31 Juli, dan di bawah pemerintahan Prancis dari tanggal 1 Agustus hingga 31 Januari.
"Ketika perang antara Prancis dan Spanyol berakhir, mereka tetap menjadikan pulau itu sebagai wilayah netral," kata Sylvie Salaberria-Mercier, seorang pejabat pariwisata Hendaye yang dikutip dari The Telegraph.
"Ini pulau kecil, tetapi menjadi pengingat masa lalu. Pengingat perang dan pengingat perdamaian," lanjutnya.
Sebuah monolit diukir dengan prasasti peringatan yang merinci peran historis pulau tersebut, didirikan di tengah-tengah lahan berukuran kecil tersebut untuk menghormati semangat dan kerjasama antara kedua negara.
Dikutip dari New York Post, upacara pertukaran bendera yang diadakan dua kali setahun, dilakukan di sekitar penanda batu yang berharga tersebut.
Pulau ini, yang dikenal sebagai kondominium terkecil di dunia, atau tempat dengan dua aturan.
Serta memiliki arti penting secara historis sebagai tempat pertemuan Louise XIV dan calon istrinya, Maria Theresa dari Spanyol.
Pulau kecil yang berhutan lebat itu sayangnya hanya dibuka untuk umum selama perayaan enam bulan sekali, dan dibatasi untuk personel militer. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
