
ASEAN dan Selandia Baru menggelar pertemua. (Dok. Asean.org)
JawaPos.com - ASEAN dan Selandia Baru sepakat untuk terus memperkuat kemitraan strategis dalam berbagai bidang. Kesepakatan ini ditegaskan dalam Pertemuan ke-13 Komite Kerja Sama Bersama ASEAN-Selandia Baru (ANZJCC) yang digelar di Sekretariat ASEAN, Jakarta, pada Kamis (8/5).
Dilansir dari Asean.org, dalam pertemuan ini, ASEAN dan Selandia Baru membahas perkembangan serta meninjau pelaksanaan Plan of Action (POA) ASEAN-Selandia Baru 2021–2025 yang kini memasuki tahun terakhir.
Kedua pihak menyambut baik kemajuan signifikan dalam empat pilar utama POA, yaitu Peace (Perdamaian), Prosperity (Kemakmuran), People (Masyarakat), dan Planet (Lingkungan), yang dinilai telah berjalan dengan baik.
Pertemuan juga membahas arah kerja sama di masa depan, khususnya dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan dialog ASEAN-Selandia Baru tahun ini
Kedua pihak sepakat untuk terus memperkuat kolaborasi di berbagai bidang penting, seperti pemberantasan kejahatan lintas negara, transformasi digital, energi terbarukan, ekonomi biru, pariwisata, konektivitas, pendidikan, lingkungan dan perubahan iklim, kota pintar, serta penanggulangan bencana.
Salah satu capaian utama yang disorot adalah berlakunya Protokol Kedua untuk mengamendemen Perjanjian ASEAN-Australia-Selandia Baru Free Trade Area (AANZFTA) pada 21 April 2025.
ASEAN dan Selandia Baru menekankan pentingnya implementasi efektif AANZFTA serta Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (RCEP) guna memperkuat hubungan perdagangan dan ekonomi.
Kedua pihak juga menantikan ASEAN-New Zealand Commemorative Summit yang akan digelar dalam rangka perayaan 50 tahun hubungan dialog. Selain itu, ASEAN dan Selandia Baru akan menyusun Plan of Action (POA) baru untuk periode 2026–2030 sebagai panduan kerja sama ke depan.
Duta Besar Tetap Vietnam untuk ASEAN, Ton Thi Ngoc Huong. (Dok. Asean.org)
Pertemuan ini dipimpin bersama oleh Duta Besar Tetap Vietnam untuk ASEAN, Ton Thi Ngoc Huong, dan Duta Besar Selandia Baru untuk ASEAN, Joanna Anderson. Hadir pula para Duta Besar Tetap negara-negara anggota ASEAN dan perwakilan dari Sekretariat ASEAN. Timor-Leste hadir sebagai pengamat.
(*)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
