
Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia menggelar konferensi pers, Kamis (13/4). Iran mengatakan bahwa Hari Internasional Al-Quds menjadi momentum komunitas dunia mendukung pembebasan Palestina.
JawaPos.com - Iran mengatakan bahwa Hari Internasional Al-Quds menjadi momentum komunitas dunia untuk menuntut pembebasan Al-Quds dan mendukung rakyat Palestina yang tertindas tetap menjadi prioritas pertama dunia Islam. Iran mengecam setiap aksi yang bertujuan mengesampingkan prioritas tersebut dan upaya-upaya untuk mengalihkan pikiran umat Islam.
Pendiri Republik Islam Iran Ayatullah Ruhollah Khomeini telah menetapkan Jumat terakhir bulan Ramadan sebagai Hari Internasional Al-Quds untuk mendukung kemerdekaan Palestina.
"Membela Baitul Maqdis sama seperti membela rumah dan memuliakan kebebasan", kata Kuasa Usaha Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia Mahdi Rounagh di Jakarta, Kamis (13/4).
Pada hari tersebut umat Islam di berbagai negara Islam dan para pendukung kemanusiaan serta penuntut kebebasan akan menggelar berbagai kegiatan dan aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan kepada rakyat Palestina.
Hari Internasional Al-Quds diperingati oleh berbagai komunitas di hampir 80 negara, bahkan di negara-negara dengan minoritas penduduk Muslim. "Mendukung dan membela Al-Quds Al-Sharif tidak terbatas bagi Muslim dan negara-negara Islam," imbuh Mahdi.
Menurut Mahdi, ada sejumlah aspek penting dari peringatan Hari Internasional Al-Quds yaitu untuk menghidupkan isu Palestina, mendukung bangsa Palestina dan resistensi mereka melawan kezaliman, melawan terorisme dalam bentuk penjajahan serta mengutuk intervensi kekuatan besar di kawasan.
"Perayaan Hari Al-Quds secara masif sangatlah bermakna bagi masyarakat Palestina karena Hari Internasional Al-Quds adalah refleksi dan peran dunia Islam dalam upaya pembebasan Palestina secara nyata," ungkapnya.
Iran menganggap solusi demokratis dan politik untuk isu Palestina adalah memberikan hak untuk menentukan nasib sendiri dan mengembalikan seluruh pengungsi Palestina ke tanah air mereka serta diselenggarakannya referendum komprehensif dan bebas di seluruh wilayah Palestina yang diikuti semua penduduk asli Palestina di hadapan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).
"Ini merupakan solusi sekaligus penyelesaian yang adil atas hak rakyat Palestina yang tertindas," pungkas Mahdi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
