Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 April 2026 | 04.18 WIB

Iran Tuding AS Biang Kegagalan Perundingan Islamabad, Diplomasi Mandek di Tengah Ketegangan Hormuz

Donald Trump batal mengutus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk negosiasi dengan Iran. Foto: (CBC News) - Image

Donald Trump batal mengutus Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Pakistan untuk negosiasi dengan Iran. Foto: (CBC News)

JawaPos.com - Iran melontarkan kritik tajam kepada Amerika Serikat (AS) atas gagalnya perundingan putaran kedua yang berlangsung di Islamabad, Pakistan.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut pendekatan Washington menjadi penyebab utama mandeknya negosiasi, meski sebelumnya sempat menunjukkan kemajuan.

Pernyataan itu disampaikan Araghchi saat tiba di Saint Petersburg, dalam rangkaian tur diplomatik cepat yang juga mencakup kunjungan ke Oman dan Pakistan sebagai mediator utama pada Senin (27/4) waktu setempat.

Dalam agenda terdekat, ia dijadwalkan bertemu Presiden Rusia, Vladimir Putin, untuk membahas perkembangan terbaru konflik dan peluang diplomasi lanjutan.

Islamabad sebelumnya menjadi tuan rumah satu-satunya putaran perundingan langsung antara Teheran dan Washington.

Kunjungan Araghchi sempat memicu harapan adanya negosiasi lanjutan, namun rencana itu batal setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan perjalanan utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner.

“Pendekatan Amerika Serikat menyebabkan putaran perundingan sebelumnya, meskipun ada kemajuan, gagal mencapai tujuannya karena tuntutan yang berlebihan,” kata Araghchi mengutip TRT World.

Di sisi lain, Trump menegaskan bahwa pembatalan tersebut bukan berarti eskalasi konflik baru. Dalam wawancara dengan Fox News, ia menyatakan Iran masih memiliki opsi untuk melanjutkan dialog.

“Jika mereka ingin bernegosiasi, mereka bisa datang kepada kami, atau mereka bisa menelepon kami,” ujar Trump seperti diberitakan sebelumnya.

Meski jalur resmi buntu, upaya komunikasi tidak langsung masih berlangsung. Kantor berita Fars melaporkan Iran telah mengirim 'pesan tertulis' kepada Amerika melalui Pakistan, berisi garis merah Teheran, termasuk soal isu nuklir dan jalur strategis Selat Hormuz. Namun, pesan tersebut disebut bukan bagian dari negosiasi formal.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore