Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Juli 2024 | 03.33 WIB

Tak Jauh dari Istana Kepresidenan, Bom Mobil Meledak di Dekat Kafe saat Final Euro 2024, 9 Dilaporkan Tewas

Warga berkumpul di dekat reruntuhan kendaraan yang hancur di lokasi ledakan bom saat final turnamen sepak bola Euro 2024 di TV, Distrik Bondhere, Mogadishu. (REUTERS/Feisal Omar) - Image

Warga berkumpul di dekat reruntuhan kendaraan yang hancur di lokasi ledakan bom saat final turnamen sepak bola Euro 2024 di TV, Distrik Bondhere, Mogadishu. (REUTERS/Feisal Omar)

JawaPos.com - Final Euro 2024 berujung duka. Sebuah kafe di Mogadishu, Somalia, menggelar nonton bareng saat laga final Spanyol vs Inggris yang berlangsung Senin dini hari (15/7). Ketika laga berlangsung, sebuah mobil dekat kafe itu meledak.

Dilaporkan ledakan itu merupakan bom dan mengakibatkan sembilan orang tewas dan 20 lainnya terluka.

Atas peristiwa itu, kelompok bersenjata al-Shabab yang disebut terafiliasi dengan Al-Qaeda mengklaim bertanggung jawab atas serangan yang mematikan tersebut.

Sebelumnya, kelompok al-Shabab sempat mengumumkan melalui stasiun radio terkait tempat pengeboman yang menargetkan petugas keamanan dan anggota pemerintah berkumpul di malam hari.

Sementara itu, anggota badan keamanan nasional Somalia Mohamed Yusuf mengatakan jumlah korban tewas bertambah yang semula hanya lima orang menjadi sembilan orang. Korban diperkirakan dari kalangan anak muda.

“Alhamdulillah, sebagian besar dari mereka berhasil keluar dengan selamat setelah menggunakan tangga untuk memanjat dan melompat tembok pembatas bagian belakang,” kata Yusuf dikutip dari Al Jazeera pada Senin (15/7),

Selain itu, bom tersebut juga menghancurkan 10 mobil dan merusak beberapa bangunan di sekitar lokasi kejadian. Lokasi itu juga dekat dengan area Istana Kepresidenan.

Meskipun kehilangan sebagian besar wilayahnya kepada pasukan pemerintah dan sekutunya, al-Shabab sering melancarkan serangan mematikan yang menargetkan Pemerintah. Al-Shabab selama ini berusaha untuk menggulingkan pemerintahan pusat yang rapuh di Mogadishu selama lebih dari 17 tahun.

Untuk itu, mereka melakukan sejumlah pengeboman dan serangan lainnya di ibu kota dan bagian lain negara lain Somalia.

Pemerintah telah bergabung dengan kelompok bersenjata lokal untuk memerangi kelompok tersebut dalam kampanye yang didukung oleh pasukan Uni Afrika dan serangan udara AS.

Namun serangan itu mengalami kemunduran, karena awal tahun ini al-Shabab mengklaim telah merebut beberapa lokasi di pusat negara tersebut. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore