Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Mei 2024 | 18.09 WIB

PBB Sebut Bantuan ke Gaza Tak Boleh Jadi Dalih Israel Menyerang Rafah

Warga Palestina di Jalur Gaza berjalan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel. - Image

Warga Palestina di Jalur Gaza berjalan di tengah reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan Israel.

JawaPos.com–Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan Martin Griffiths pada Selasa (30/4) memperingatkan bahwa bertambahnya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza tidak boleh dijadikan dalih oleh Israel untuk melangsungkan serangan darat ke Rafah.

”Setelah hampir tujuh bulan pertempuran brutal yang telah membunuh puluhan ribu orang dan membuat puluhan ribu lainnya cacat, Gaza justru harus bersiap menghadapi semakin banyak penderitaan dan kesengsaraan,” kata Griffiths dalam pernyataan tertulis seperti dilansir dari Antara.

Dia menyebut, meski komunitas internasional mendesak Israel untuk tidak menyerang Kota Rafah di Jalur Gaza bagian selatan, sejumlah laporan menunjukkan bahwa serangan darat Israel ke daerah tersebut akan segera terjadi.

Serangan darat Israel ke Rafah berpotensi memperparah penderitaan ratusan ribu warga Palestina yang terpaksa mengungsi ke kota tersebut untuk menghindari penyakit, kelaparan, dan pertempuran. Operasi tersebut hanya akan memperburuk trauma dan menimbulkan semakin banyak korban jiwa.

Griffiths menyoroti organisasi kemanusiaan yang aktif di Gaza saat ini menghadapi banyak tantangan. Seperti kerusakan akses jalan, artileri yang tidak meledak, kekurangan bahan bakar, lamanya proses di pos pemeriksaan, dan pembatasan Israel.

Meski demikian, Griffiths menyambut keputusan otoritas Israel untuk memfasilitasi pengantaran bantuan lewat perbatasan Erez yang terletak di Jalur Gaza bagian utara, serta melalui pengantaran laut. Namun, dia kembali menegaskan bahwa penambahan akses untuk mengirimkan bantuan ke Gaza tidak boleh dijadikan pembenaran kepada Israel untuk melakukan serangan darat ke Rafah.

Pejabat PBB itu turut menyoroti pentingnya melindungi rakyat sipil dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi meski di tengah ketegangan yang memburuk di Jalur Gaza.

”Operasi darat Israel di Rafah hanya akan menjadi sebuah tragedi yang takkan bisa diungkapkan dengan kata-kata,” ucap Griffiths.

”Tidak ada rencana kemanusiaan apapun yang bisa menahannya,” tambah dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore