Bendera Jerman. (Pexel)
JawaPos.com - Perbincangan seputar empat hari kerja dalam seminggu pertama kali muncul kembali ketika pandemi COVID-19 terjadi, ketika para pekerja dan pengusaha memikirkan kembali pentingnya fleksibilitas dan manfaat di tempat kerja.
Idenya sederhana karyawan akan bekerja empat hari seminggu dengan gaji yang sama dan tunjangan yang sama, namun dengan beban kerja yang sama.
Oleh karena itu, perusahaan yang mengurangi jam kerjanya akan beroperasi dengan lebih sedikit rapat dan bekerja lebih mandiri.
Baca Juga: Baru Saja Resmi Dinikahi Bule Jerman, Kelakuan Sarah Keihl Tiba-tiba Bongkar sang Mantan, Ada Apa?
Dipuji sebagai masa depan produktivitas karyawan dan keseimbangan kehidupan kerja, para pendukung empat hari kerja dalam seminggu menyatakan bahwa ketika diterapkan, kepuasan kerja akan meningkat, begitu pula produktivitas.
Serikat pekerja di seluruh Eropa menyerukan pemerintah untuk menerapkan empat hari kerja dalam seminggu, namun negara mana yang telah menerima gagasan tersebut dan bagaimana perkembangannya sejauh ini?
Dilansir dari DW.com (4/2), Pada bulan Februari, 45 perusahaan dan organisasi di negara dengan perekonomian terbesar di Eropa akan memperkenalkan 4 hari kerja dalam seminggu selama setengah tahun.
Karyawan akan tetap menerima gaji penuhnya. Inisiatif ini dipimpin oleh perusahaan konsultan Intraprenör bekerja sama dengan organisasi nirlaba 4 Day Week Global (4DWG).
Para pendukung berpendapat bahwa 4 hari kerja dalam seminggu akan meningkatkan produktivitas pekerja dan, sebagai konsekuensinya, membantu meringankan kekurangan tenaga kerja di negara tersebut.
Jerman sudah lama mempunyai reputasi dalam hal ketekunan dan efisiensi. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, produktivitas di Jerman menurun.
Teori ini telah diuji di luar Jerman. Sejak tahun 2019, 4 DWG telah menjalankan program percontohan di seluruh dunia mulai dari Inggris dan Afrika Selatan hingga Australia, Irlandia, dan Amerika Serikat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
