
CEO meta Mark Zuckerberg dalam Sidang senat.
JawaPos.com - Mark Zuckerberg, CEO Meta, meminta maaf kepada keluarga yang mengatakan anak-anak mereka dirugikan oleh penggunaan media sosial selama sidang yang memanas di Capitol Hill pada hari Rabu.
Permintaan maaf tersebut muncul ketika Zuckerberg, yang perusahaannya memiliki platform media sosial Facebook dan Instagram, menjawab pertanyaan pada sidang kehakiman senat AS tentang dampak media sosial terhadap anak-anak, dikutip dari Variety, Sabtu (3/2).
Sidang tersebut membahas eksploitasi seksual terhadap anak secara online, dan juga melibatkan CEO dari Discord, Snap, X dan TikTok, serta menampilkan video anak-anak yang berbicara tentang pengalaman mereka dengan intimidasi online, pelecehan dan masih banyak lagi .
Ketua komite Dick Durbin mengecam platform tersebut karena gagal melindungi anak-anak, dan Senator Partai Republik Lindsey Graham mengatakan kepada Zuckerberg bahwa tangannya berlumuran darah akibat produk yang membunuh orang.
Keluarga-keluarga juga menghadiri sidang tersebut, beberapa di antaranya memegang tanda yang membagikan cerita anak-anak mereka.
Ketika Zuckerberg ditanya oleh Senator Partai Republik Josh Hawley apakah dia ingin meminta maaf kepada para korban yang dirugikan oleh produknya, CEO Meta tersebut berbicara langsung kepada keluarga yang hadir.
Baca Juga: Anak-Anak Alami Pelecehan di Media Sosial, CEO Meta, Mark Zuckerberg Minta Maaf ke Orang Tua Korban
“Saya minta maaf atas semua yang telah Anda lalui,” kata Zuckerberg.
“Tidak ada seorangpun yang harus mengalami penderitaan yang dialami keluarga Anda dan inilah sebabnya kami berinvestasi begitu banyak dan kami akan terus melakukan upaya di seluruh industri untuk memastikan tidak ada seorangpun yang mengalami penderitaan yang dialami keluarga Anda."
"Zuckerberg memberikan kesaksian di depan sidang Komite Kehakiman Senat yang bertajuk “Teknologi Besar dan Krisis Eksploitasi Seksual Anak Online," lanjutnya.
Kepala eksekutif perusahaan lain yang akan memberikan kesaksian termasuk Shou Zi Chew dari TikTok, Jason Citron dari Discord, Linda Yaccarino dari X, dan Evan Spiegel dari Snap.
Zuckerberg dan CEO media sosial lainnya memuji prosedur keselamatan anak mereka secara online.
Meta sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah menghabiskan $5 miliar untuk keselamatan dan keamanan pada tahun 2023.
Para CEO juga mengatakan mereka akan bekerja sama dengan anggota parlemen, orang tua, organisasi nirlaba, dan penegak hukum untuk melindungi anak di bawah umur. Zuckerberg menolak untuk berkomitmen terhadap saran Hawley agar ia menyiapkan dana kompensasi korban.
Semakin banyak anggota parlemen yang mendesak diambilnya langkah-langkah untuk mengekang penyebaran gambar-gambar pelecehan seksual terhadap anak-anak secara online dan meminta platform teknologi agar lebih bertanggung jawab dalam melindungi anak-anak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
