
Gencatan senjata dan pertukaran tawanan perang oleh Hamas November lalu/MEMO/
JawaPos.com - Anggota biro politik Hamas Mohammad Nazzal buka suara soal proposal Paris yang membahas usulan gencatan senjata antara Israel-Hamas dan pertukaran sandera.
Kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh telah menerima proposal itu. Kelompok ini juga telah mempelajarinya dilansir dari Al Arabiya News pada Rabu (31/1). Mereka lalu menekankan prioritas Hamas adalah stop agresi penarikan seluruh pasukan Israel dari Gaza.
"Kami menyampaikan ke mediator bahwa gencatan senjata permanen adalah tujuan kami, tetapi kami bisa melakukan ini di perjanjian tahap kedua atau ketiga," ujar Nazzal.
Dia kemudian berujar "Tanpa penarikan pasukan Israel dari Gaza, kami tak bisa menerima usulan baru ini."
Nazzal mengatakan gencatan senjata permanen berguna bagi kedua pihak, sebab jika tidak maka perang akan terus berlanjut. "Kami siap mencapai ini secara bertahap," tambahnya.
Di kesempatan itu, Nazzal menegaskan Hamas bermaksud membebaskan semua tawanan dari kedua pihak. Namun dia juga menyadari perlu negosiasi untuk mencapai titik tersebut.
Pembicaraan proposal baru telah berlangsung di Paris, Prancis pada pekan ini. Mereka yang terlibat di negosiasi ini adalah Amerika Serikat, Qatar, Mesir dan Israel.
Dikutip dari Al Awsat News, sejumlah pejabat menilai pembicaraan soal kesepakatan tersebut membuahkan hasil positif. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken juga menyampaikan kemajuan kesepakatan tersebut.
"Pekerjaan yang sangat penting dan produktif telah dilakukan. Dan ada harapan nyata ke depan," ujar Blinken.
Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani juga menyampaikan pernyataan serupa.
"Kita berada dalam keadaan yang lebih baik dibandingkan beberapa pekan lalu," ujar Thani.
Kesepakatan baru ini mencakup jeda pertempuran 45 hari dan pembebasan 35 sandera Israel barter dengan 4.000 tahanan Palestina. Israel selama ini menentang gencatan senjata permanen dan gigih ingin memusnahkan Hamas.
Namun kelompok perlawanan di Palestina itu justru ingin pertempuran betul-betul berakhir. Israel dan Hamas sempat sepakat gencatan senjata sekitar satu pekan pada November 2023.
Ini menjadi perjanjian damai pertama mereka sejak pasukan Zionis mengumumkan agresi ke Palestina. Perjanjian tersebut mencakup jeda pertempuran sementara, pertukaran tahanan/sandera hingga lebih banyak bantuan masuk ke Gaza.
Israel melancarkan agresi ke Palestina pada 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas. Imbas serangan mereka, lebih dari 27.000 jiwa meninggal dan puluhan ribu rumah penduduk hancur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022