
Mao Ning Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China (app.com.pk)
JawaPos.com - Mao Ning, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok , dengan tulus menyatakan dukungan mendalam dari pemerintah Tiongkok terhadap hasil Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim ke-28 (COP28) yang berlangsung di Dubai.
Dalam pandangan Tiongkok , COP28 bukan sekadar agenda internasional biasa; ini adalah tonggak penting dalam usaha bersama melawan perubahan iklim.
Dilansir dari Antara Jumat (15/12), Tiongkok berkomitmen untuk berpartisipasi penuh dalam konsultasi dan berkoordinasi dengan Uni Emirat Arab sebagai ketua COP28 untuk mencapai hasil yang positif.
Mao Ning dengan yakin menyampaikan bahwa Tiongkok mendukung dengan tegas upaya untuk mengutamakan kepentingan bersama negara-negara berkembang.
Pengakuan ini mencerminkan tekad Tiongkok untuk memastikan keadilan dan keberlanjutan dalam mengatasi tantangan global ini.
COP28, yang berlangsung selama dua pekan intensif mulai dari 30 November hingga 13 Desember, menghasilkan seruan bersama untuk beralih dari ketergantungan pada bahan bakar fosil seperti minyak, gas, dan batu bara.
Tiongkok melihatnya sebagai langkah kritis dalam menghadapi krisis iklim yang semakin mendesak.
Konferensi ini menjadi momen bersejarah dengan menyelesaikan Inventarisasi Global pertama sejak Perjanjian Paris mulai berlaku.
Tindakan ini memungkinkan pengkajian kemajuan, identifikasi kesenjangan, dan peta jalan untuk implementasi lebih lanjut dari Perjanjian Paris yang ambisius.
Mao Ning dengan bangga mengatakan bahwa keberhasilan COP28 mencapai kesepakatan mencerminkan konsensus kuat dari semua pihak.
Ini menunjukkan bahwa, di tengah perbedaan, negara-negara dapat bersatu untuk mencapai tujuan bersama.
Dalam konteks prinsip tanggung jawab bersama tetapi berbeda-beda, Mao Ning menegaskan kembali komitmen Tiongkok untuk memastikan bahwa setiap negara, terlepas dari perbedaannya, memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga bumi kita.
Keputusan-keputusan penting yang diambil dalam COP28, seperti terkait dengan Dana Kerugian dan Kerusakan, Kerangka Tujuan Global tentang Adaptasi, dan Program Kerja Transisi yang Adil, menunjukkan perhatian Tiongkok terhadap kebutuhan negara-negara berkembang.
Meskipun demikian, Mao Ning dengan jujur mengakui bahwa masih ada tantangan yang harus diatasi, terutama dalam memastikan negara maju memenuhi komitmennya untuk memimpin pengurangan emisi dan memberikan dukungan kepada negara berkembang.
Dalam menghadapi tindakan unilateral yang dapat menghambat kerja sama internasional, Mao Ning menyatakan bahwa membangun sistem tata kelola iklim global yang adil, masuk akal, kooperatif, dan saling menguntungkan adalah tugas berat.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
