
Suasana setelah peristiewa penembakan di UNLV.
JawaPos.com - Kampus Universitas Nevada, Las Vegas, digegerkan dengan penembakan brutal. Insiden berdarah tersebut menyebabkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia. Jumlah korban seperti dilaporkan oleh Departemen Kepolisian Las Vegas. Korban lainnya yang ikut tertembak di lokasi tersebut, saat ini berada dalam kondisi kritis.
Anehnya dalam insiden tersebut, tersangka pelaku penembakan ditemukan dalam keadaan tewas kata pihak berwenang. Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengidentifikasi para korban. Masih belum jelas juga apakah tersangka ditembak oleh polisi atau bunuh diri.
Dilansir dari Reuters, Vincent Perez, seorang profesor di universitas tersebut, mengatakan kepada MSNBC melalui telepon bahwa dia mendengar banyak suara tembakan sebelum berlindung di dalam kampus. “Saya katakan tujuh, delapan tembakan, satu demi satu, keras dan sangat keras,” katanya.
"Segera setelah kami mendengarnya, kami berlari kembali ke dalam dan kami menyadari ini adalah penembakan sungguhan, dan ada penembak aktif di kampus," imbuh Perez.
Peristiwa tersebut diketahui setelah polisi menerima laporan adanya penembak aktif di University of Nevada Las Vegas atau yang lebih dikenal dengan UNLV. Pihak dari UNLV mem-posting di X bahwa penembak berada di Beam Hall, lokasi Lee Business School UNLV, dan mengatakan polisi juga menanggapi laporan lain tentang tembakan yang dilakukan di dekat perkumpulan mahasiswa.
Aparat penegak hukum mengatakan tersangka ditemukan tewas sekitar 40 menit setelah peringatan pertama dibunyikan. Salah satu mahasiswa bernama Matthew Felsenfeld, mengatakan dia dan selusin teman sekelasnya telah membarikade pintu mereka di gedung jurnalisme setelah universitas mengirimkan peringatan kampus pertamanya.
Mereka juga memberikan peringatan berikutnya untuk semua orang agar mengungsi ke tempat yang aman. Sheriff Kevin McMahill dari Departemen Kepolisian Metropolitan Las Vegas mengatakan bahwa tidak ada lagi ancaman terhadap masyarakat, namun kampus utama UNLV dan cabang universitas lainnya pada hari itu ditutup.
“Saat ini, petugas masih menggeledah setiap bangunan di lokasi yang luas untuk memastikan tidak ada korban atau korban tambahan," kata sheriff.
Kampus UNLV yang terletak kurang dari dua mil sebelah timur Las Vegas Strip, memiliki pendaftaran mahasiswa sekitar 25.000 mahasiswa tingkat sarjana dan 8.000 mahasiswa pasca sarjana dan kandidat doktoral.
Sheriff mengatakan para mahasiswa di kampus tersebut tampaknya sangat terguncang, begitu pula orang-orang setelah penembakan massal pada tahun 2017, ketika seorang pria bersenjata melepaskan tembakan dari jendela hotel ke sebuah festival musik di sepanjang Las Vegas Strip. Saat itu, diketahui enam puluh orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam peristiwa yang masih dianggap sebagai penembakan massal paling mematikan yang dilakukan oleh seorang pria bersenjata dalam sejarah AS.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
