Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Desember 2023 | 15.30 WIB

Gencatan Senjata Hari Ketujuh, Mengawali Lagi Perpanjangan Kemanusiaan Kedua Kalinya

Anak-anak Palestina berjalan di antara rumah-rumah yang hancur akibat serangan Israel selama konflik, di tengah gencatan senjata sementara antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas./ - Image

Anak-anak Palestina berjalan di antara rumah-rumah yang hancur akibat serangan Israel selama konflik, di tengah gencatan senjata sementara antara Israel dan kelompok Islam Palestina Hamas./

JawaPos.com - Gencatan senjata antara Israel dan Hamas kembali diperpanjang beberapa menit sebelum perjanjian tersebut berakhir.

Dikutip JawaPos.com dari Aljazeera, Hamas lebih dulu menyepakati perpanjangan gencatan senjata untuk kedua kalinya.

Disusul Israel yang akhirnya tunduk pada ketentuan yang telah dibuat para mediator.

Sebelumnya, pihak Israel menolak daftar nama tawanan mereka yang akan dibebaskan oleh Palestina.

Hamas kemudian menyerahkan daftar nama baru, sehingga membuka jalan bagi perpanjangan.

Para perunding, Mesir dan Qatar, telah berhasil membuat kesepakatan bahwa gencatan senjata akan diperpanjang kembali setidaknya selama 24 jam kedepan.

Disepakatinya perpanjangan kembali, membuat gencatan senjata memasuki hari ketujuh pada Kamis, (30/11), dilansir dari Aljazeera, delapan tawanan Israel di Gaza, dan 30 tahanan Palestina akan dibebaskan.

Hamas mengupayakan pembebasan tahanan mereka dari Israel dalam jumlah yang lebih besar sebagai imbalan atas pembebasan pria dan tentara Israel.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan para pemimpin Israel dan Palestina untuk memperingatkan agar serangan-serangan dari kedua belah pihak tidak kembali terulang selama gencatan senjata.

Diketahui terdapat beberapa pertempuran yang terjadi saat gencatan senjata. Contohnya, pasukan Israel yang menyerbu Kota Jenin di Tepi Barat Utara Palestina pada Selasa (28/11) malam.

Selanjutnya, penembakan juga terjadi di terminal bus Yerusalem Barat. Dua pria bersenjata dari kelompok Hamas menyerang orang-orang di sekitar halte yang ramai.

Namun, tak lama kemudian para penyerang itu ditembak mati.

Sedikitnya tiga orang tewas dan 16 luka-luka dalam penembakan di terminal bus Yerusalem Barat tersebut.

Hamas mengatakan dua pria bersenjata, yang merupakan anggotanya, juga ikut tewas.

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 15 ribu warga Palestina yang terbunuh di Gaza sejak 7 Oktober.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore