
Logo Gucci tampak di luar sebuah toko di Paris, Prancis. Sumber: Charles Platiau/REUTERS/ANTARA
JawaPos.com - Sebanyak 50 karyawan rumah mode Gucci di Italia melakukan aksi mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap rencana relokasi tim studio desain dari Roma ke Milan.
Menurut laporan The Guardian pada Senin (27/11), para karyawan Gucci menyuarakan ketidaksetujuan mereka terhadap kebijakan perusahaan yang dianggap sebagai redundansi massal yang terselubung.
Kering, sebagai perusahaan barang mewah yang berbasis di Prancis seperti Gucci, mengumumkan sebanyak 153 dari total 219 karyawan desain akan dipindahkan dari ibu kota Italia Roma ke Milan pada Oktober lalu.
Keputusan ini menjadi pukulan bagi para pekerja yang menilai langkah tersebut sebagai pemecatan kolektif.
Sebagai bentuk respons, para karyawan Gucci melakukan mogok kerja selama empat jam pada Senin (27/11).
Aksi ini menjadi yang pertama kali dilakukan oleh para profesional kreatif dalam sejarah Gucci yang mencapai 102 tahun.
Baca Juga: Disney Tunda Perilisan 'Deadpool 3' Pasca Aksi Mogok Kerja SAG-AFTRA di Amerika Serikat
Dilansir dari ANTARA pada Rabu (29/11), Chiara Giannotti perwakilan serikat pekerja menegaskan bahwa kantor desain di Roma adalah jantungnya Gucci, di mana tempat desainer dan penjahit bekerja, dan tempat semua koleksi Gucci dilahirkan.
Dia juga mengklaim bahwa Kering memanfaatkan restrukturisasi ini untuk mengurangi jumlah staf Gucci dan mengeluarkan karyawan yang tidak dapat memenuhi kondisi relokasi atau tidak bisa meninggalkan Roma karena kewajiban keluarga.
Menanggapi situasi ini, Federica Ricci sekretaris regional serikat Filctem-Cgil di wilayah Lazio menyatakan bahwa pemecatan kolektif yang sedang terjadi karena tidak semua karyawan ditawari kondisi yang dimungkinkan untuk transfer.
“Sehingga banyak orang akan kehilangan pekerjaan,” kata Federica Ricci.
Serikat pekerja menyerukan agar perusahaan mempertimbangkan kembali keputusannya, memperhatikan kondisi individu karyawan yang beragam, terutama bagi mereka yang memiliki tanggungan keluarga yang sulit dipindahkan ke kota lain dalam waktu singkat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
