Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 27 November 2023 | 22.50 WIB

Intip Sejarah Berdirinya Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, yang Kini Jadi Sasaran Empuk Serangan Israel

Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang turut jadi serangan empuk Israel/ sumber: Radar Jogja - Image

Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang turut jadi serangan empuk Israel/ sumber: Radar Jogja

JawaPos.com – Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, turut menjadi sasaran empuk dari serangan Israel.

Melalui konflik antara Israel dan Hamas sejak 7 Oktober lalu, rumah sakit Indonesia mulanya difungsikan menjadi salah satu rumah sakit untuk penyelamatan warga Palestina.

Namun, Rumah sakit Indonesia kini turut menjadi sasaran pengeboman Israel, karena dituding menjadi tempat menyembunyikan benteng bawah tanah milik pasukan Hamas.

Tudingan tersebut berasal dari juru bicara militer Israel, Laksamana Muda Daniel Hagari.

Ia mengungkap, bahwa RS Indonesia dibangun Hamas untuk menyamarkan infrastruktur teror bawah tanahnya.

Namun tuduhan tersebut dibantah dengan tegas oleh pemerintahan Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri.

Lantas, bagaimana awal mula berdirinya RS Indonesia di jalur Gaza yang turut menjadi tempat penyelamatan warga Palestina, selama peperangan antara Israel dan Hamas?

Melansir dari Radar Jogja (JawaPos Group), saat itu mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah yang menjabat pada tahun 2004-2009, melakukan pertemuan dengan para menteri kesehatan dari berbagai negara, salah satunya Menteri Kesehatan Palestina.

Pada saat pertemuan itu, Siti Fadilah mendapat tawaran dari Menkes Palestina, untuk mendirikan rumah sakit Indonesia di Gaza, dan tawaran itu diterima oleh mantan Menkes Indonesia.

Kemudian mantan Menkes tersebut langsung menghubungi rekan dokternya yaitu dr. Joserizal Jurnalis.

Merupakan pendiri Medical Emergency Rescue Committee (MER-C), yang telah menutup usianya pada 20 Januari 2020 lalu.

Siti mengungkapkan, bahwa membangun rumah sakit di Gaza merupakan impian dari almarhum dr Joserizal.

Setelah mengumpulkan dana yang berasal dari sumbangan dan dari berbagai donatur. Total dana yang didapatkan mencapai Rp 126 miliar.

Pembangunan rumah sakit Indonesia pun dimulai pada Mei 2011, sebelum memulai pembangunan, tim MER-C melakukan pertemuan dengan Menkes Palestina untuk membahas rencana pembangunan rumah sakit di Gaza.

Setelah itu, mereka melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU yang berisi pembangunan rumah sakit yang dibiayai dari donasi rakyat Indonesia untuk Palestina.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore