Kondisi gedung di Gaza akibat serangan Israel. Akibat serangan itu krisis air hingga sanitasi terjadi di wilayah itu. (Reuters)
JawaPos.com- Wabah diare dan cacar air melonjak di tengah perang Israel-Palestina. Menurut WHO yang dilansir dari laman Al Jazeera bahwa penyakit menular itu terjadi di wilayah yang terkepung.
Lonjakan wabah tersebut akibat dari serangan Israel yang mengakibatkan krisis air dan sanitasi di Gaza. Infrastruktur yang rusak turut menjadi salah satu faktor pencemaran air dan polusi yang menyebar di saluran air.
Selain itu, ratusan ribu orang di Gaza juga harus berada di tempat penampungan yang sempit, sehingga berpotensi mempercepat penyebaran penyakit.
“Diantara rendahnya tingkat akses terhadap air dan sanitasi, kepadatan penduduk yang ekstrim dan sebagian besar penduduk yang mengungsi ke tiga provinsi di wilayah selatan. Kondisi seperti itu dapat mengakibatkan penyebaran yang makin masif”, kata Michael Talhami, penasihat perairan dan habitat regional untuk Komite Palang Merah Internasional.
Menurut WHO berikut penyakit menular utama yang merajalela di Gaza sejak pertengahan Oktober
1. Infeksi Saluran Pernapasan Atas
Sebanyak 54.866 kasus telah tercatat sejauh ini. Hal ini terutama mempengaruhi pernapasan dengan gejala seperti pilek, batuk, dan sakit tenggorokan. Penyakit pernapasan sudah menjadi penyebab kematian keenam paling umum di Jalur Gaza sebelum pecahnya perang bulan lalu.
2. Diare
Lebih dari 33.551 kasus diare telah dilaporkan dan setidaknya setengahnya terjadi pada anak-anak di bawah usia lima tahun, menurut WHO. Sebagai perbandingan, pada tahun 2021 dan 2022 terdapat rata-rata 2.000 kasus per bulan pada anak balita. Minum air yang terkontaminasi adalah salah satu penyebab utama diare.
3. Ruam kulit
Sebanyak 12.635 kasus telah terjadi. Bakteri dan virus dapat membuat bagian kulit menjadi merah, meradang, dan gatal. Ruam kulit dan kudis adalah beberapa tanda pertama kurangnya pasokan air untuk kebersihan yang baik, menurut Talhami.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
